Long Weekend, Volume Kendaraan di GT Cikarang Utama Dipastikan Melonjak

(Ilustrasi)  Tol Jakarta Cikampek diprediksi bakal padat saat libur panjang di minggu pertama pada Mei. Polresta Bekasi menyiapkan antisipasi kepadatan kendaraan di jalan tol di wilayah Kabupaten Bekasi. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

(Ilustrasi) Tol Jakarta Cikampek diprediksi bakal padat saat libur panjang di minggu pertama pada Mei. Polresta Bekasi menyiapkan antisipasi kepadatan kendaraan di jalan tol di wilayah Kabupaten Bekasi. (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

LEBIH dari 93 ribu kendaraan diperkirakan akan meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada puncak Libur Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh pada hari Kamis tanggal 31 Agustus 2017. Peningkatan juga diperkirakan akan terjadi pada beberapa ruas seperti di Jalan Tol Jagorawi, Cipularang dan Padaleunyi.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Dwimawan Heru mengatakan, Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas yang akan keluar dari Jakarta pada Libur Hari Raya Idul Adha 1438 H akan meningkat namun tidak signifikan.
“Peningkatan pada GT Cikarang Utama (entrance) arah Cikampek diperkirakan mencapai 93 ribu kendaraan pada puncak arus mudik atau meningkat sebesar 19 persen dari lalu lintas normal sebesar 77 ribu kendaraan,” paparnya Kamis (31/8/2017).
Jasa Marga juga telah mengidentifikasi beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya kepadatan lalu lintas diantaranya pada Simpang Susun Cikunir, Rest Area GT Cikarang Utama untuk ruas Jakarta-Cikampek, GT Bogor dan GT Ciawi untuk ruas tol Jagorawi, GT Pasteur dan GT Cileunyi untk Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Jasa Marga juga telah menyusun beberapa upaya antisipasi dengan tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jalan. Beberapa tindakan antisipasi tersebut, diantaranya Pengendalian Beban Ruas Per Segmen.
“Jasa Marga akan melakukan pengalihan lalu lintas pada segmen lalu lintas yang padat ke jalun arteri berdasarkan informasi yang didapat dari alat ukur kepadatan/RTMS.
Pengaturan kendaraan seperti pengalihan lalu lintas ke GT Kalimalang 2 di saat terjadi kepadatan di SS Cikunir, pengalihan lalu lintas ke GT Cikarang Barat 3 dan masuk kembali ke GT Cikarang Barat 1 serta buka-tutup GT Cikarang Utama secara situasional berdasarkan diskresi kepolisian saat terjadi kepadatan setelah GT Cikarang Utama,” ungkapnya.
Selain itu, Peningkatan Kapasitas Lajur dengan Rekayasa Lalu Lintas Jasa Marga akan melakukan Buka/Tutup Rest Area dan Parking Bay di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, Jasa Marga juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberlakukan Contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek di sekitar _Rest Area_ yaitu Km 29-Km 41, Km 57+800-Km 62+400 arah Cikampek.
“Kami juga berikan Percepatan response time Penanganan gangguan lalu lintas dengan menempatkan unit-unit layanan lalu lintas pada lokasi rawan kepadatan,” tandasnya (Dyt/gob)


loading...

Feeds