Ini Strategi Antisipasi Kepadatan Kendaraan di GT Cikarang Utama

(Ilustrasi) Arus balik libur panjang Iduladha di GT Cikarang Utama, Senin (12/8/2016). (Foto: Iwan)

(Ilustrasi) Arus balik libur panjang Iduladha di GT Cikarang Utama, Senin (12/8/2016). (Foto: Iwan)

GERBANG Tol Cikarang Utama diprediksi pada uncak Libur Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh pada hari Jumat tanggal 1 Agustus 2017. Jasa Marga telah menyusun beberapa upaya antisipasi salah satunya adalah Peningkatan Kapasitas Gerbang Tol Jasa Marga akan melakukan penambahan gardu operasi pada GT Cikarang Utama.
Awalnya 13 gardu masuk menjadi 20 gardu, sementara untuk gardu keluar yang awalnya hanya 21 gardu menjadi 31 gardu keluar dengan memanfaatkan gardu reversible dan portable. Hal ini disampaikan oleh AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru
“Jasa Marga juga telah mengidentifikasi beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya kepadatan lalu lintas diantaranya pada Simpang Susun Cikunir, Rest Area,GT Cikarang Utama untuk ruas Jakarta-Cikampek, GT Bogor dan GT Ciawi untuk ruas tol Jagorawi, GT Pasteur dan GT Cileunyi untk Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi,” ucapnya Kamis (31/8/2017).
Peningkatan Kapasitas Lajur dengan Rekayasa Lalu Lintas Jasa Marga akan melakukan buka tutup rest area dan Parking Bay  di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, Jasa Marga juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memberlakukan contra flow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek di sekitar rest area  yaitu Km 29-Km 41, Km 57+800-Km 62+400 arah Cikampek. Percepatan response time penanganan gangguan lalu lintas dengan menempatkan unit-unit layanan lalu lintas pada lokasi rawan kepadatan.
” Kami juga berikan Peningkatan penggunaan uang elektronik di jalan tol dengan pemberian diskon pada seluruh ruas jalan tol Jasa Marga dan kelompok usahanya sebesar 10 persen untuk periode 28 Agustus – 3 September 2017 di wilayah Jabodetabek-dung,” tutupnya (dyt/gob)


loading...

Feeds