Iduladha, PLN Rayon Bekasi Pastikan Suplai Listrik Aman

Supriadi (48) warga RT 05 RW 08 Perumahan Bekasi Timur Regency, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, meminta kepada pihak Perusahan Listrik Negara (PLN) untuk tidak melakukan pemadaman listrik hingga hari Iduladha 1438 hijriah yang jatuh pada Jumat (1/9/2017) besok.

Menurutnya, pihak PLN sudah harus mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik sampai pada hari raya Idul Adha nanti.

“Kami minta pihak PLN tidak memadamkan listrik sampai hari raya Idul Adha,” kata Supriadi, Kamis (31/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Supriadi berharap agar PLN juga dapat siaga disetiap gardu. Ini guna mengantisipasi adanya kerusakan pada instalansi listrik di wilayahnya. Terlebih, pada pelaksanaan salad ied berlangsung.

“Hal ini penting saya sampaikan karena menyangkut kepentingan umat. Karena jemaah dipastikan akan banyak, dan butuh pengeras suara yang tersambung dalam aliran listrik,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Asisten Manager Jaringan PLN Area Bekasi, Adhitya Darmawan, berjanji akan menjaga suplai listrik agar aman sampai hari raya Iduladha 1438 Hijriah.

Hal itu ia buktikan dengan menerjunkan 365 satuan tugas yang ada di Rayon Bekasi. Petugas disebar disetiap posko yang sudah disediakan untuk membantu keamanan dan kenyamanan warga Bekasi.

“Kita siap 100 persen, pasokan listrik dipastikan lancar, tidak ada kendala dan kami berkomitmen menjaga kehandalan. Karena kalau listrik mati dipastikan KWH tidak muter, dan tentu itu berpotensi mengurangi pendapatan kami,” kata Adhitya.

Adhitya juga memastikan kalau PLN tidak akan melakukan pemeliharaan terjadwal dimulai pada hari ini sampai dengan hari raya Iduladha 1438 Hijriah.

Menurutnya, faktor alam yang tidak menentu tidak bisa ditebak. Namun PLN Rayon Bekasi memastikan kalau teknisi akan tetap stanby ditempat.

“Ketika ada laporan petugas kita akan langsung turun ke lapangan. Saya sampaikan, hari ini listrik masih dalam keadaan normal,” tutur Adhiyta.

Kepada masyarakat Bekasi yang berpergian untuk mudik. Adhitya mengimbau agar dapat memastikan kondisi listrik tidak dalam bahaya. Juga demikian, instalansi listrik bersertifikat SLU.

“Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, saya imbau masyarakat tidak meninggalkan rumah dengan kondisi listrik dalam keadaan hidup. Hidupkan yang perlu saja, dan pastikan gas dalam keadaan mati karena sangat riskan dengan listrik,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds