Ketua DPC Gerindra Imbau Para Balon Wali Kota Bekasi Intropeksi Diri

DPC Partai Gerindra Kota Bekasi saat melaksanakan Rakorcab beberapa hari lalu. Foto: Istimewa/Gobekasi

DPC Partai Gerindra Kota Bekasi saat melaksanakan Rakorcab beberapa hari lalu. Foto: Istimewa/Gobekasi

TUDINGAN bakal calon Wali Kota Bekasi mengenai Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab) DPC Partai Gerindra yang menyebut tidak sah dibantah langsing oleh pengurus DPC Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra, Ibnu Hajar Tanjung, mengimbau agar para Balon Wali Kota Bekasi lebih intropeksi diri. Juga memulai sentuhan dan silaturahim kepada semua kader dan juga pengurus di 12 Partai Anak Cabang (PAC).

“Sudahlah, saya himbau pada para bakal calon Wali Kota untuk introspeksi diri dan mulai sentuh kader dibawah termasuk pengurus PAC. Agar, mereka merasa dihormati oleh para kandidat tersebut,” imbau Tanjung, Rabu (30/8/2017).

Sebetulnya, kata Tanjung, jika ingin direkayasa hasil Rakorcab tersebut, dirinya sebagai ketua partai seharusnya mendapat suara dukungan paling banyak. Ia menilai sangat mungkin dilakukan mengingat dirinya memegang struktur sampai tingkat bawah.

“Harusnya kan saya yang dapat suara terbanyak. Saya kan ketua partai. Tapi itu tidak saya lakukan. Ketika realitasnya saya hanya dapat 3 suara ya sudah harus saya hormati proses demokratis tersebut,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi, Boy David Taga, mengklaim jika mekanisme Rakorcab sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gerindra.

“Di dalam aturan AD/ART jelas diatur semua teknis dalam Rakorcab termasuk peserta. Bahkan sebetulnya kami tidak diharuskan mengundang para bakal calon loh,” kilah David.

David mengaku heran para Balon Wali Kota Bekasi justru melakukan hal yang tidak patut dan pantas terhadap partai. Bahkan, kata dia, menjadi provokator untuk menggalang mosi tidak percaya terhadap partai yang akan dijadikan sebagai perahunya di Pilkada kota Bekasi.

“Aneh dan tidak etis saja seorang balon kok menggalang mosi tidak percaya terhadap hasil keputusan partai. Lagipula hasil Rakorcab yang kita serahkan ke DPD Jabar kan semua bakal calon yang dapat suara maupun yang tidak dapat suara. Jadi bukan hanya Anggawira saja yang kebetulan mendapat suara terbanyak yang kami laporkan ke DPD Jabar,” paparnya.

Senada, Koordinator PAC Gerindra Kota Bekasi, Roy oto menjelaskan, Rakorcab DPC Gerindra Kota Bekasi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan mekanis partai dan sesuai AD/ART partai.

“Terkait kedatangan Anggawira, beliau datang mewakili dari DPD Gerindra Jawa Barat, bukan hadir atas nama Balon Wali Kota, Jadi tidak benar bahwa tudingan Balon lain bahwa Rakorcab yang dilakukan beberapa waktu lalu adalah rekayasa,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah Balon Wali Kota Bekaso dari Partai Gerindra menyebut jika Rakorcab tidak sah. Mereka menuding jika DPC Partai Gerindra main mata dengan salah satu Balon, Anggawira.

Soalnya, saat Rakorcab berlangsung. Para Balon Wali Kota mengaku tidak diundang oleh DPC Partai Gerindra Kota Bekasi. Sehingga, mereka menduga ada kesengajaan yang dipermainkan oleh pengurus partai. Mereka juga berniat bakal menggalang mosi tidak percaya terhadap Ketua DPC Partai Gerindra, Ibnu Hajar Tanjung. (kub/gob)



loading...

Feeds

IMG_20170918_082345

Anggota Kodim 0509 Dites Urine

DANDIM 0509 Kabupaten Bekasi berharap anggotanya tidak terlibat dalam narkoba, baik sebagai pemakai apalagi pengedar. Hal itu diungkapkannya saat tes …