Kadis PUPR Kabupaten Bekasi Mengudurkan Diri, Dewan Tanya Kenapa?

KABAR mundurnya Adang Sutrisno dari jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( Kadis PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, memunculkan berbagai pertanyaan dari kalangan Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi. Bahkan, anggota legislatif yang merupakan mitra kerja eksekutif (Pemkab Bekasi) tersebut akan meminta penjelasan terkait pengunduran diri Adang.

“Kami akan bahas di Komisi III, sekaligus juga ingin tau dulu kenapa dia (Adang) mengundurkan diri dari jabatannya,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Kardin kepada awak media, Selasa (29/8/2017).

Saat ditanya orang yang tepat untuk menggantikan posisi Adang bila memang benar mengundurkan diri? Kardin berpendapat, pada prinsipnya Komisi III akan merekomendasikan kepala dinas yang bisa bekerja sesuai bidangnya, dan lebih bertanggung jawab untuk memaksimalkan Dinas PUPR.

“Kalau misalkan benar Adang mengundurkan diri, penggantinya harus yang berkompeten, jangan sampai Dinas PUPR terbengkalai perkerjaannya,” imbuh Kardin.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Yudi Darmansyah menilai, ‘bobroknya kinerja Dinas PUPR selama ini, karena penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2017 rendah, dan menjadi yang terparah dari tahun sebelumnya saat masih menjadi dua dinas.

“Tahun ini, dari APBD murni 2017, anggaran yang dikucurkan kepada Dina PUPR sebesar Rp1,036 triliun, tapi yang terserap baru sedikit, dan ini sudah mau masuk bulan ke sembilan. Makanya, kinerja Dinas PUPR ini bener-bener parah, ” kata Yudi.

Menurutnya, DPRD Kabupaten Bekasi sudah setiap tahun memberi peringatan melalui sejumlah rekomendasi kepada Pemkab Bekasi, termasuk soal penyerapan anggaran, karena beberapa tahun sebelumnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kabupaten Bekasi juga masih tinggi, sehingga berdampak terhadap pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Seharusnya, hal itu menjadi pembelajaran bagi Pemkab Bekasi, termasuk dinas penguna anggaran besar. Jangan sampai main-main dengan peyerapan anggaran, termasuk memanfaatkan untuk kepentingan tertentu maupun kelompok,” tegasnya. (dho/pj/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …