Ini Nama-nama Calon Pasangan Rahmat Effendi untuk Pilkada 2018

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) berbincang dengan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara di Rapimda DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Foto: Dokumentasi

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi (kiri) berbincang dengan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat MQ Iswara di Rapimda DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Foto: Dokumentasi

HINGGA kini Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Rahmat Effendi belum memutuskan siapa yang bakal menjadi pendampingnya di Pilkada Kota Bekasi 2018. Sejumlah tokoh pun disebut-sebut ingin mendampingi kandidat petahana tersebut.

Dari DPC PDI Perjuangan (PDIP) sudah mengusulkan empat nama ke Rahmat Effendi. Namun sang petahana belum menentukan sikapnya.

Beredar kabar ada beberapa nama kandidat bakal calon wali kota yang masuk dalam pertimbangan Rahmat Effendi. Mereka di antaranya, Ketua PPP Kota Bekasi Sholihin, Ketua DPC Hanura Syaherallayali, Sekretaris DPC Demokrat Sodikin, Anggota Fraksi PAN Abdul Muin Hafiedz dan Anggota Fraksi PKS DPR RI Sutriyono.

Sedangkan dari PDIP yakni Sumiati Mochtar Mohammad, Anim Imamudin, Lilik Haryoso dan Tumai.

Sementara dari kalangan birokrat juga disebut-sebut meramaikan bursa pendamping Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi. Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi Tri Adhianto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Koswara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jumhana Luthfi.

Sederet nama tersebut baru berasal dari eksternal. Sementara dari kalangan internal Golkar, muncul beberapa nama yakni Heri Budi Susetyo dan Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat Siti Aisyah.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Heri Budi Susetyo, mengatakan hingga kini sejumlah nama yang masuk masih digodok.

“Ya ada beberapa nama. Hanya masih dalam pembahasan, belum ada keputusan,” katanya saat dihubungi Radar Bekasi.

Ia mengatakan, Partai Golkar Kota Bekasi masih melakukan uji publik terkait siapa yang akan menjadi pasangan Rahmat Effendi di pilkada tahun depan.

“Uji publik akan dilakukan sambil menunggu arahan dari provinsi maupun DPP,” ujarnya.

 Kata dia, sudah ada tim untuk pilkada yang disiapkan partainya. Namun penentuan bakal calon wakil wali kota juga akan melibatkan petahana.

“Saat ini kita perkuat komunikasi membangun koalisi dulu, karena Golkar harus ada teman koalisi untuk mengusung paslon. Alhamdulillah, sudah ada beberapa partai yang merapat,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara, mengatakan soal pasangan Rahmat Effendi, segala kemungkinan bisa terjadi.

“Bisa dipasangkan dengan kader parpol lain, birokrat ataupun kader internal. Semua kemungkinan bisa saja,” tuturnya.

Menurut dia, tidak mudah menentukan pasangan di pilkada. Karena harus memiliki perhitungan matang.

“Kita harus lihat sisi positif dan negatifnya. Kita juga akan mendengar masukan dari kader – kader di tingkat bawah. Jadi banyak pertimbangan,” katanya.

(sar/pj/gob)



loading...

Feeds