Swasta Diminta Berkontribusi pada Program 1.000 Taman

(Ilustrasi) Pekerja tengah membersihkan taman di lingkungan kantor Pemerintah Kota Bekasi, kemarin. Minimnya anggaran perawatan taman, menyebabkan sejumlah taman di Kota Bekasi tidak terawat dengan baik. Dokumentasi/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Pekerja tengah membersihkan taman di lingkungan kantor Pemerintah Kota Bekasi, kemarin. Minimnya anggaran perawatan taman, menyebabkan sejumlah taman di Kota Bekasi tidak terawat dengan baik. Dokumentasi/RADAR BEKASI

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi meminta agar pihak swasta dapat menyalurkan dana Corporate Social Responbilitiy (CSR) untuk kebutuhan pembangunan taman diwilayahnya. Sejak 2015 lalu, Pemerintah Kota Bekasi telah mencanangkan pembangunan program seribu taman.

“Saya mencanangkan seribu taman, setiap taman itu ada wifi. Enggak usah mikirin wifinya, karena saya sudah bekerja sama dengan Telkom. Tapi kalau ada taman didepan sini, namain Auto 2000 saya sangat bangga,” ujar Rahmat saat menghadiri peresmian diler Auto 2000 Jatiasih, kemarin.

Menurut Wali Kota yang akrab disapa Pepen, keterlibatan swasta dibutuhkan dalam merealisasikan program pemerintah tersebut. Oleh karena itu, ia berharap pembangunan taman itu dapat dilakukan.

“Saya harap bisa memberikan CSRnya. Bagi-bagi keuntungan dengan daerahlah, ini bukan untuk wali kota nya. Tetapi bagaimana bisa bersama-sama membangun Kota Bekasi,” kata dia.

Rahmat menyebut, sudah ada beberapa pihak swasta yang telah mendukung penuh programnya tersebut dengan membangunkan taman disejumlah titik lokasi.

(Oke/pj/gob)



loading...

Feeds

Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: Dok/Jpnn

10 Perwakilan MUI Datangi Kedubes AS

POLDA Metro Jaya bakal memfasilitasi pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertemu perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Itu dilakukan Polda sekaligus …