Ojek Online Dilarang Mangkal di Pedestrian, DPRD Tanggapi Begini…

Ojek online terlihat mangkal di trotoar Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (24/8/2017). (Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi)

Ojek online terlihat mangkal di trotoar Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (24/8/2017). (Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi)

PEMERINTAH Kota Bekasi telah memiliki regulasi berkaitan dengan aktivitas ojek online. Melalui Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 49 tahun 2017 tentang pengaturan ojek online.

Perwal tersebut merupakan payung hukum agar penyebaran ojek online tertata dan terpantau oleh Pemkot Bekasi.

Perwal tersebut melarang pengemudi ojek online untuk memangkal di lokasi pedestrian yang pada dasarnya menjadi hak pejalan kaki.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Syaherallayali atau biasa disapa Ral, mengatakan agar pengemudi ojek online bisa menilai dari semua sisi terkait aturan itu.

Sementara itu, Ral meminta agar Pemerintah Kota Bekasi juga mampu menjadi fasilitator yang bijak, supaya semua dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Mungkin ada alasan khusus kenapa Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan keputusan ini. Pada dasarnya, semua ada sisi positif dan negatifnya,” kata Ral, Jumat (25/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Menurut Ral, mangkalnya pengemudi ojek online di pedestrian jalan di Kota Bekasi karena tidak adanya wadah atau tempat yang nyaman bagi para pengemudi ojek online.

“Selain itu juga karena mereka cepat berpindah-pindah. Tapi, saya rasa kalau ada wadah, mereka juga dapat memenuhi peraturan itu. Jadi, Pemkot Bekasi sendiri harus ada solusi,” tandas dia. (adv/gob)



loading...

Feeds

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BK Porda Jabar POBSI 2 Kubu?

BABAK Kualikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indoneisa (POBSI) terpecah-pecah. Pasalnya, dalam waktu bersamaan BK …