Oknum TNI Pengedar Narkoba Sedang Ajukan Banding ke MA Atas Kasus Sebelumnya, Benarkah?

ilustrasi borgol

ilustrasi borgol

KASUS oknum petugas Mabes TNI, Serda S yang ditangkap polisi karena terlibat peredaran narkoba, di Kota dan Kabupaten Bekasi, pada Rabu (23/8/2017) kemarin, saat ini sedang jalani poses hukum atas kasus serupa.

Informasi yang diperoleh, Serda S saat ini sedang mengajukan upaya hukum kembali berupa kasasi di tingkat Mahkamah Agung (MA) setelah bebeberapa waktu lalu, dia sempat pengajukan banding di Pengadilan Militer II Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Wuryanto mengatakan, upaya banding yang diajukan Serda S sampai saat ini belum diputuskan. Dan dipastikan, akan ditolak setelah saat ini kembali terlibat kasus serupa.

“Iya sebelum kasus ini dia juga telah terlibat kasus serupa. Dan yang bersangkutan sebetulnya, masih menunggu keputusan kasasi di MA,” kata Wuryanto, Kamis (24/8/2017).

Wuryanto mengakui, kalau pihaknya sampai saat ini belum memecat Serda S dari kesatuannya. Hal itu, lantaran masih menunggu keputusan MA, serta putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

“Kami tunggu putusan inkrah dulu, setelah itu baru pemecatannya. Sejauh ini dia masih dalam penjatuhan sanksi dari kasus sebelumnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Serda S ditangkap polisi karena diduga mengedarkan sabu di Kota dan Kabupaten Bekasi. Dia diamankan di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Margahayu, Bekasi Timur, pada Rabu (23/8/2017) ).

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 17,51 gram, tujuh butir pil inex dan sepucuk pistol FN beserta 14 butir peluru. Penangkapan S merupakan hasil pengembangan dari pelaku lain berinisial A yang lebih dulu ditangkap di wilayah Tambun. (kub/gob)



loading...

Feeds