Oknum TNI Pengedar Narkoba Berbekal Senjata Api Ilegal

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto. Foto:  Dok/Jpnn.com

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto. Foto: Dok/Jpnn.com

KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi yang menangkap oknum TNI AD berinisial S atas dugaan sebagai bandar narkoba jenis sabu di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, pada Rabu (23/8/2017) kemarin, turut mengamankan sejumlah barang bukti dari tangannya.

Diantara barang bukti itu salah satunya, sepucuk senjata api jenis FN beserta 14 butir pelurunya. Selain dari barang bukti narkoba jenis saabu, seberat 17,51 gram dan juga 7 butir pil extasi.

Terkait soal barang bukti senjata api jenis FN beserta 14 butir pelurunya yang diamankan dari penangkapan Serda S itu Markas Besar TNI memastikan, kalau senjata itu bukan berasal dari kesatuan.

Pasalnya, Serda S tidak dibekali senjata api karena, tidak memiliki jabatan yang berkompeten untuk memegang senjata. Lagipula, senjata yang diamankan dari tangannya itu merupakan senjata rakitan.

“Dia hanya anggota biasa dan sudah dicek bahwa dia memang tidak dibekali senjata api,” ujar Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen) Mayor Jendral Wuryanto pada Kamis (24/8/2017).

Wuryanto pun mengaku heran dengan kabar penangkapan Serda S yang disertai sepucuk pistol FN dan 14 butir peluru. “Kami pastikan senjata itu bukan pistol organik TNI,” jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini meski Serda S pernah terjerat kasus yang sama di Polresta Depok dan Polrestro Jakarta Timur, namun TNI belum memecatnya. Sebab masih menunggu putusan inkrah (berkekuatan hukum tetap) dari lembaga hukum.

“Orang yang bersangkutan masih menunggu putusan kasasi di MA. Kami pastikan, TNI tidak akan mentolerir anggota yang menyalahgunakan narkoba. Apalagi berperan menjadi pengedar narkoba,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …