Dinas Kesahatan Ajukan Rp20 Miliar di ABT untuk KBS NIK

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat peluncuran Kartu Sehat berbasis NIK, Senin (16/1/2017). (Foto: Ist)

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat peluncuran Kartu Sehat berbasis NIK, Senin (16/1/2017). (Foto: Ist)

DINAS Kesehatan Kota Bekasi mengajukan Rp 20 miliar dalam anggaran belanja tambahan (ABT) untuk keperluan Kartu Bekasi Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KBS-NIK).
“Sudah kita ajukan, sekarang masih dalam pembahasan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, Kamis (24/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.
Dalam catatannya, hingga Agustus ini sudah Rp 40 miliar yang digunakan untuk keperluan KBS NIK dari total yang sudah ditekan Rp 75 miliar.
“Di bulan delapan ini, sudah 40 persen anggaran yang terpakai, artinya masih tersisa 35 persen,” katanya.
Karena itu, untuk mengantisipasi pembengkakkan anggaran di rumah sakit. Pihaknya kembali memberikan profosal Rp 20 miliar di ABT Kota Bekasi.
“Cuma hanya untuk mem back-up saja, bila direalisasinya tidak sampai Rp 20 miliar, ya tidak apa-apa, gak ada masalah juga,” ujar Kusnanto.
Informasi yang diterima GoBekasi, ABT sebesar Rp 20 miliar itu tidak bisa di indahkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi.
Bappeda sendiri, bisa merealisasikan anggaran kartu sakti itu sebesar Rp 5 miliar pada ABT mendatang.
Mendengar itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sholihin, mendesak agar Bappeda dapat mengindahkan apa yang telah diajukan oleh Dinas Kesehatan.
“Itu kan untuk masyarakat, saya menekan, apa yang telah diajukan oleh Dinkes harus dapat direalisasi,” tegas Sholihin.
Bila memang tidak bisa direalisasikan, Sholohin meminta agar ABT untuk keperuan KBS-NIK itu dapat direalisasikan 50 persen dari pengajuan.
“Artinya, minimal Rp 10 miliar harus daat direalisasi. Disini nanti Komisi I akan terus mendorong, itu kan untuk masyarakat,” tandasnya. (kub/gob)


loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …