Wacana Ganjil-Genap Dianggap Kurang Tepat

(Ilustrasi) Pengendaramelintas di Tol Jakarta Cikampek KM14 Kota Bekasi, kemarin. Kemacetan terlihat akibat proyek elevated sehingga pengendara diminta siapkan google maps. Foto: Radar Bekasi

(Ilustrasi) Pengendaramelintas di Tol Jakarta Cikampek KM14 Kota Bekasi, kemarin. Kemacetan terlihat akibat proyek elevated sehingga pengendara diminta siapkan google maps. Foto: Radar Bekasi

KEPALA Satuan Lalu Lintas Ajun Komisaris Besar Polisi, I Nengah Adi Putra, menyebut kalau wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberlakukan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek tidak tepat.
“Initinya menurut saya, itu belum tepat sasaran,” kata Nengah, Rabu (23/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.
Justru kata Nengah, kemacetan yang terjadi berasal dari Cikunir yang mengarah keluar tol DKI Jakarta.
“Karena sebelah kiri ada proyek LRT (Light Rail Transit). Sementara untuk yang mengarah ke Jakarta sebelah kanan itu tidak ada kepadatan, jadi tidak tepat sasaran adanya ganjil genap,” jelas Nengah.
Menurutnya, memang kepadatan jalur tol menuju Cikampek terjadi hanya pada jam sibuk, pagi hari saja. Namun, diatas pukul 09.00 WIB ruas tol masih terpantau lancar.
Malahan, Nengah memberikan masukan kepada BPTJ agar bersama-sama mensosialisikan kepada masyarakat tentang pemakaian elektronik modern.
“Kita sekarang punya Gadget, ada Google Maps, saya pun pakai itu. Jadi lebih baik kita sosialisasikan saja penggunaan gadget kepada masyarakat,” tutur Nengah.
Sebab, lanjut Nengah, pada jaman Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sistem ganjil genap pernah diwacanakan.
“Tapi tidak efektif juga, sehingga lagi-lagi kita mengandalkan Google Maps,” katanya.
Nengah mengaku, kalau solusi untuk mensosialisasikan penggunaan gadget kepada masyarakat sudah diberikan kepada pihak BPTJ.
“Kemarin rapat, saya memang tidak hadir, ada kanit saya yang sudah menyampaikan kepada BPTJ. Bukannya saya tidak setuju dengan wacana BPTJ, hanya kurang tepat saja wacana itu,” tandas Nengah (kub/gob)


loading...

Feeds

Selamat Hari Maritim Nasional!

Selamat Hari Maritim Nasional!

HARI itu, 23 September 1963. Suasana di sekitar Jalan Prapatan (kini Jalan Usman Harun), Jakarta semarak. Indonesia menghelat Musyawarah Nasional …