Penjual Diimbau Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi/Ivan)

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi/Ivan)

PARA peternak hewan kurban diimbau agar terus menjaga dan memperhatikan lingkungan agar tidak rentan terserang virus. Utamanya kandang harus dibersihkan rutin setiap hari.
“Tempat makanan harus dijauhkan dengan feses sehingga makanan tidak tercemar oleh feses mereka sendiri, ujar kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, Selasa (22/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.
Hal ini menyusul adanya temuan 12 hewan kurban yang mengidap penyakit pada tahun 2016 lalu. Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi berupaya mencegah kejadian seupa terulang karena mengancam kesehatan warga Kota Bekasi.
“Kalau hewan sakit tetap disembelih, akan berimplikasi pada kesehatan manusia yang menyantapnya,” terang dia.
Satia sendiri mengaku kalau instansinya belum mencabut larangan berjualan bagi para pedagang hewan kurban yang menjual hewan berpenyakit tahun lalu.
Ia membeberkan, penyakit yang menyerang 12 hewan kurban tahun lalau adalah penyakit pink eyes (semikatarak), scabies (kudis), fasciolosis (cacing hati), dan virus pilek.
“Penyebabnya bervariasi, ada yang bawaan dari lahir, lingkungan yang jorok, dan fisik hewan yang memang sedang menurun,” tandas Satia. (kub/gob)


loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …