15 Anggaran Tak Sesuai Realisasi, Pansus DPRD : Itu Uang Dipakai Apa?

Kantor Bupati Bekasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi)

Kantor Bupati Bekasi. (Foto: Dokumentasi GoBekasi)

SEJUMLAH serapan anggaran pemeliharaan tidak sesuai dengan realisasi di lapangan padahal hasil laporan LKPJ APBD 2016 terealisasi dan terserap.

Hasil penulusuran Gobekasi seperti lapangan Tenis dan Futsal sudah banyak kerusakan namun tidak ada perbaikan seperti rumput lapangan tenis dan atap yang sudah rusak padahal dianggarkan Rp 862 Juta dan teserap sebesar Rp 845 juta atau 98,14 persen.

Banyaknya anggaran pemeliharan tidak sesuai dilapangan menjadi sorotan dalam pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2016 (P2APBD) Kabupaten Bekasi. Pembahasan yang dilakukan Panitia Khusus DPRD Kabupaten Bekasi.

Dewan memertanyakan anggaran pemeliharaan berkala untuk 15 gedung yang berdiri di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat yang menghabiskan anggaran hingga Rp 19,43 miliar dengan setiap gedung menghabiskan biaya pemeliharaan antara Rp 678,7 juta hingga Rp 2,48 miliar.

Selain itu, Dewan pun menyorot anggaran pemeliharaan untuk rumah jabatan bupati, wakil bupati dan sekretaris daerah yang menghabiskan dana mencapai Rp 2,98 miliar. Dari ketiganya, pemelihraan rumah dinas sekretaris daerah menyedot biaya tertinggi yakni mencapai Rp 1,2 miliar. Sisanya anggaran pemeliharaan rumah dinas bupati sebesar Rp 980 juta dan wakil bupati Rp 794 juta.

“Pembahasan kami lakukan terkait P2APBD 2016 ini, dan ternyata ditemukan sejumlah temuan Dewan terkait penggunaan anggaran. Itu ditemukan banyak anggaran yang tidak sesuai dengan realisasi di lapangan. Termasuk anggaran rumah dinas sekda, masa pembangunannya Rp 1,5 miliar kemudian pemeliharaannya Rp 1,2 miliar, itu uang dipakai apa? Kemudian ternyata diajukan lagi di 2017 ini anggaran pemeliharaan Rp 817 juta. Itu uang untuk apa?,” kata Anggota Pansus P2APBD, Danto.

Sejumlah catatan Dewan, kata Danto, di antaranya pemeliharaan gedung pemerintah di Kompleks Pemkab. Dari 15 gedung, anggaran pemeliharaan Gedung Bupati Bekasi menghabiskan anggaran terbesar mencapai Rp 2.481.938.700. Di luar itu, dianggarkan pula biaya pemeliharaan untuk elevator (lift) di gedung tersebut dengan biaya hingga Rp 400.837.000.

Anggaran pemeliharaan gedung lainnya yang disorot Dewan di antaranya pemeliharaan Gedung A1 yang digunakan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Dinas Kebersihan dan Dinas Bina Marga yang menghabiskan anggaran Rp 1.432.965.700, kemudian Gedung A2 yang digunakan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dengan anggaran Rp 1.365.346,700, Gedung A4 (Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan) Rp 1.411.805.700.

(Baca juga: Ini Dia 15 Temuan Perawatan Gedung Tak Sesuai Anggaran, Nomor 1 & 13 Angkanya Fantastis!)

Selanjutnya Gedung B1 (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar) Rp 1.528.095.500, Gedung B2 (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman) Rp 1.550.175.700, kemudian Gedung B3 (Dinas Sosial dan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga) Rp 1.223.702.000.

Dewan pun menyoroti anggaran pemeliharaan berkala gedung guest house dan pendopo yang menghabiskan dana mencapai Rp 1.128.981.700. Padahal gedung tersebut hanya berupa bangunan ruang pertemuan tanpa dinding. Bagian sisi gedung dibangun tiang-tiang besi.

Dikatakan Danto, temuan ketidaksesuaian anggaran tersebut diprediksi tersebut ditemukan. Soalnya, pembahasan masih terus dilakukan. Danto memastikan, pembahasan dilakukan secara mendetil agar tidak ada yang terlewat.

“Kami tegaskan ini pembahasan serius, tidak main-main. Terbukti sampai sekarang ini terus dibahas, ini artinya kami membahas detail. Apalagi banyak temuan yang kami dapatkan seperti ini,” kata dia.(une/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …