Peraihan Predikat WTP Pemkab Bekasi Dipertanyakan

CENTER For Budgeting Analysis (CBA) menilai rendahnya penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, mengindikasikan kalau para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi malas bekerja. Padahal, sudah ada anggaran yang disiapkan, tapi tidak mampu memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat melalui kegiatan.

“Jadi kalau begini (penyerapan anggarannya rendah), sebaiknya kepala dinas yang tidak mampu bekerja harus diganti. Sekarang anggaran ada, rencana kegiatan sudah ada, tapi kenapa tidak dilaksanakan?,” tanya Direktur CBA Uchok Sky Kadafi saat dihubungi Radar Bekasi (Grup Gobekasi), Minggu (20/8/2017)

Menurut Uchok, kepala dinas yang tidak bisa bekerja dan punya terobosan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran, akan menjadi beban kepala daerah, dan seharusnya diganti saja.

“Kalau memang kepala dinas nya tidak ada yang kreatif dan justru menjadi beban bagi kepala daerah, sebaiknya diganti saja,” imbuh Uchok.

Ia juga merasa heran dengan prestasi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diterima oleh Pemkab Bekasi, padahal dalam kurun waktu beberapa tahun ini, penyerapan anggaran sangat rendah.

“Untuk dapat WTP itu kan kalau kinerja pemerintah nya baik. Makanya WTP yang diperoleh Pemkab Bekasi patut dicurigai, kalau faktanya penyerapan anggaran rendah, padahal sudah masuk pada bulan ke delapan dan akan ada lagi pembahasan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2017. Sementara penyerapan anggaran nya baru mencapai 30 persen,” ujarnya.

Ditambahkan Uchok, kalau penegak hukum perlu mencurigai predikat WTP yang diperoleh Pemkab Bekasi. Ia mengaku khawatir, dalam penilaian ada kenjanggalan karena dianggap tidak wajar.

“Apabila dalam setiap penyerapan anggaran rendah, aneh juga bisa dapat WTP, apalagi kalau tahun ini juga dapat. Lalu apa yang dinilai jika penyerapan anggaran masih rendah, tapi dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian?,” sindir Uchok. (dho/pj/gob)



loading...

Feeds

Situs Nikah Siri Wajibkan Tes Keperawanan dan Sumpah Pocong!

Polisi Telisik Mitra Nikahsirri.com

POLDA Metro Jaya tengah menelisik mitra nikahsirri.com yang usianya masih di bawah umur. Pasalnya, banyak aktivis atau organisasi anak yang mendesak …
MUI Dukung Pemutaran Film G30S PKI

MUI Dukung Pemutaran Film G30S/PKI

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung pemutaran kembali film Penumpasan dan Pengkhianatan G30S PKI. Sebab, itu bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme …
Walah! Pendiri Situs Lelang Perawan Tinggal di Kota Bekasi

Berapa Keuntungan Nikahsirri.com?

DIREKTUR Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Adi  menjelaskan, terkait keuntungan yang didapat Aris Wahyudi selaku pemilik situs nikahsirri.com, …
Pendiri Nikahsirri.com Aris Wahyudi

Pemilik Situs Nikahsirri.com Ditangkap

ORANG yang tertarik untuk merasakan layanan situs www.nikahsirri.com cukup tinggi. Data dari polisi, kurang dari sepekan, sudah 3.000 orang mendaftar di …