KPAD: Praktek Jual Beli Siswi SMK Sering Terjadi di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi. Foto: theoddeseyoline

Ilustrasi. Foto: theoddeseyoline

KOMISI Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, sudah mendapatkan kabar soal praktek jual beli terhadap siswi SMK diwilayahnya.

IG (16) warga asal Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, ini adalah korban jual beli yang dijadikan budak seks oleh Ela (37), Bowo dan satu laki-laki yang belum diketahui identitasnya.

Sisiwi yang baru saja duduk di bangku kelas XII ini dijadikan budak seks setelah diiming-imingi pekerjaan untuk membantu keluarganya, hingga akhirnya, mahkota IG direbut oleh laki-laki tidak bertanggungjawab di Hotel Sydney, Jalan Inspeksi kalimalang, Tambun Selatan, Jumat (11/8/2017) belum lama ini.

“Kita sudah dengar kabar ini, saat ini juga kasusnya sedang kita kawal di Mapolres Metropolitan Bekasi,” kata Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi, Murozzak, Sabtu (19/8/2017).

Murozzak mengaku kalau kasus yang tengah ditanganinya saat ini bukan saja pertamakalinya. Ia menyebut kasus praktek jual beli di Kabupaten Bekasi cukup sering terjadi.

Hanya saja, kasusnya dengan mudah ditutup dengan cara mediasi. Hal ini tentunya yang dinilai Murozzak sangat disayangkan. Sebab, bila tidak ada proses hukum, pelaku tidak akan jera dan tidak dipungkiri terus melakukan perbuatannya lagi.

“Kejadian seperti ini bukan sekali dua kali terjadi. Persoalannya, saat kejadian pelaku memang jarang diproses secara hukum. Sebab antara orang tua dan pelaku, sering kali mediasi yang akhirnya damai secara kekeluargaan. Tapi kami disini melihat kalau pelaku tidak sampai terjerat hukum, nantinya bakal lebih banyak generasi muda yang rusak karena korban pencabulan,” tandas dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

IMG_20170918_082345

Anggota Kodim 0509 Dites Urine

DANDIM 0509 Kabupaten Bekasi berharap anggotanya tidak terlibat dalam narkoba, baik sebagai pemakai apalagi pengedar. Hal itu diungkapkannya saat tes …