Berkat GPS, Motor yang Hilang Ditemukan Bersama Pencurinya

Sejumlah barang bukti sepeda motor hasil curian berhasil terungkap oleh Polres Metropoltan Bekasi Kota, Rabu (16/8/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Sejumlah barang bukti sepeda motor hasil curian berhasil terungkap oleh Polres Metropoltan Bekasi Kota, Rabu (16/8/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

KENDARAN milik Firman Purwantoro jenis Honda CBR 150 cc yang terparkir di teras rumah, Jalan gatot Kaca, Kecamatan Jatiasih, digasak komplotan pencuri.

Beruntunya, kendaraan korban dipasangi alat Global Positioning System (GPS). Sehingga, polisi dengan mudah melacak keberadaan para tersangka setelah dicuri pada Selasa (15/8/2017) malam.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko, mengungkapkan, mereka ditangkap di daerah Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Posisi tersangka saat itu berada di daerah Ciangsana, sehingga penyidik langsung melakukan pengejaran,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko pada Rabu (16/8/2017).

Saat hendak melakukan penangkapan, dua bandit jalanan spesialis pencuri motor itu lantas nyaris melepas tembakan ke arah polisi.

Beruntung, pistol rakitan yang digunakan HRN (29) dan KDS (19) macet, sehingga polisi lebih dulu menembak kedua tersangka.

Baca Juga: 2 Bandit Jalanan Nyaris Lepas Tembakan ke Polisi

“Mereka sudah mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke anggota. Untung anggota di lapangan lebih dulu menembaknya dan mengenai betis kiri,” pungkas Wijonarko.

Kepala Unit Reskrim Polsek Jatiasih AKP Umar Wirdahadi Kusuma menambahkan, menambahkan, kedua tersangka merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Saat melakukan aksinya, mereka selalu dibekali senjata api rakitan untuk melindungi diri bila ada perlawanan dari korban.

“Pengakuannya pistol itu belum digunakan untuk menembak korban, tapi baru sebatas alat untuk menjaga diri,” ujar Umar.

Menurut Umar, penyidik menyita berbagai barang bukti berupa dua pucuk senpi beserta 12 butir peluru caliber 32 mm, lima kunci letter T, satu unit Honda CBR 150 cc dan satu unit Honda Vario 150 cc.

“Tersangka telah berkali-kali mencuri sepeda motor di daerah Kota Bekasi dalam kurun beberapa tahun,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam/senjata api tanpa dokumen resmi yang bakal dihukum penjara di atas 10 tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds

PLAFON ALFAMART

Kanopi Indomaret Kayuringin Ambruk

KANOPI di sebuah minimarket Jalan Letnan Arstad Selatan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ambruk. “Kejadiannya kemarin malam, pak,” singkat …