Ada Anggota Dewan Mendadak ‘Gus’, Ansor Kota Bekasi Bilang…

SALAH seorang anggota DPRD Kota Bekasi dari PPP dikabarkan mendadak menggunakan gelar ‘Gus’, hal itu disampaikan oleh Sekretaris Gerakan Pemuda Anshor Kota Bekasi, Hasan Mukhtar, Rabu (16/8/2017).

Hal itu pertama kali terlihat dari Papan Reklame yang terpasang di sisi Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Di mana anggota dewan tersebut menggunakan gelar ‘Gus’ dalam spanduknya.

“Padahal, dari segi budaya, panggilan ‘Den Bagus’ atau ‘Gus’ sering kita jumpai di pondok pesantren (Ponpes) di sejumlah wilayah di Jawa,” kata Hasan, Rabu (16/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Ia menjelaskan, sejatinya panggilan gus diberikan kepada anak laki-laki seorang kiyai pengasuh pondok pesantren. Hanya saja, hal itu sudah secara otomatis melekat tanpa yang bersangkutan menyebut dirinya sebagai ‘gus’ di depan umum.

“Sehingga bagi saya sangat lucu, ketika seseorang mengenalkan dirinya dengan nama ‘gus’,” ujar dia.

Selain dari keturunan Kyai, lanjut Hasan, panggilan ‘Gus’ akan melekat pada seseorang yang memiliki keilmuan dan kewibawaan seseorang dengan kultur kyai khos di Jawa.

“Jadi jika di Kota Bekasi mendadak ada yang mendaklarasikan diri dengan panggilan ‘Gus’, itu kembali ke individunya orang tersebut, apakah dirinya sudah pantas dengan gelar tersebut atau tidak,” tegasnya.

Karena itu, kata Hasan, jangan sampai masyarakat Kota Bekasi menjadi bingung dan dipaksa untuk pragmatis karena sikap dan klaim pribadi salah seorang petinggi disalah satu Partai Islam dengan menyomot gelar tersebut untuk kepentingan sesaat jelang Pilkada.

Meski demikian, ia beranggapan kalau saat ini masyarakat Kota Bekasi sudah sangat cerdas, ia juga meyakini jika masyarakat bisa menilai siapa sebenernya orang tersebut, dan bagaimana sepak terjang kesehariannya.

“Saya mencoba menganalogikan, ini kalau dalam dunia dagang, jualan mangga asem tapi dibilangnya sama yang dagang mangga harum manis. Lebih baik biasa-biasa saja, biar nanti masyarakat yang memberikan penilaian. Tentunya peniliain pribadi yang bersifat obyektif. Jadi bukan diri kita yang memberikan penilaian,” papar Hasan. (kub/gob)



loading...

Feeds

Situs Nikah Siri Wajibkan Tes Keperawanan dan Sumpah Pocong!

Polisi Telisik Mitra Nikahsirri.com

POLDA Metro Jaya tengah menelisik mitra nikahsirri.com yang usianya masih di bawah umur. Pasalnya, banyak aktivis atau organisasi anak yang mendesak …
MUI Dukung Pemutaran Film G30S PKI

MUI Dukung Pemutaran Film G30S/PKI

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung pemutaran kembali film Penumpasan dan Pengkhianatan G30S PKI. Sebab, itu bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme …
Walah! Pendiri Situs Lelang Perawan Tinggal di Kota Bekasi

Berapa Keuntungan Nikahsirri.com?

DIREKTUR Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Adi  menjelaskan, terkait keuntungan yang didapat Aris Wahyudi selaku pemilik situs nikahsirri.com, …
Pendiri Nikahsirri.com Aris Wahyudi

Pemilik Situs Nikahsirri.com Ditangkap

ORANG yang tertarik untuk merasakan layanan situs www.nikahsirri.com cukup tinggi. Data dari polisi, kurang dari sepekan, sudah 3.000 orang mendaftar di …