Demi Jalur Kereta Cepat Cina Indonesia, 159 Rumah di Jatimulya Digusur Paksa

ilustrasi

ilustrasi

SEBANYAK 5 RW di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan terdiri dari 159 rumah, terdampak pembebasan lahan untuk kepentingan megaproyek pembangunan trase Kereta Cepat Cina Indonesia (KCCI) dengan rute Jakarta-Bandung.
Yaitu, pada RW 05, 06, 07, 08, 11 dan 15 di Kelurahan Jatimulya, sisi selatan. Mereka dikabarkan digusur paksa demi mega proyek trase KKCI.
“Kalau untuk Kelurahan Jatimulya, data penggusuran yang tercover itu masuk adalah 5 RW. itu dari pagar batas Jasa Marga (wilayah Selatan),” kata Lurah Jatimulya, Eso Juarsa, Senin (14/8/2017).
Ia merinci, ada 159 rumah warga nanti yang akan terkena pembebasan lahan pada megaproyek KCCI. Jumlah itu, nantinya akan di verifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi.
“Yang diukur di batas jalan tol, proses pengukuran jalan itu 30 meter yang diukur. Kalau perumahan yang pasti perumahan Jatimulya (bukan pinggir kalimalang di Jembatan 1,2 dan 3). Kalau perusahaan mungkin disini ada perumahan AS-ABRI,” jelas Eso.
Sementara, Camat Tambun Selatan, Joaharul Alam, menegaskan kalau rumah warga yang berada di tanah negara tidak terkena dampak pembangunan megaproyek KCCI.
“Tanah negara saya pikir gak ada, malah ada tanah perusahaan (Perusahaan AS-ABRI). Kemudian, proses penggantian (ganti rugi) ada tim lain dari tim BPN, untuk melakukan proses lanjutannya,” ujarnya.
Terpisah, perwakilan dari Komunitas Pemerhati Kinerja Pemerintah (KPKP), Abdul Agil, membantah jika akan ada pembebasan lahan dan gusur paksa di wilayah tersebut.
Menurut dia, ada oknum yang membangun opini simpang siur perihal pembebasan lahan sehingga membuat resah warga. Pasalnya, tersebut menyebarkan isu, bahwa rumah warga yang berada di daerah tersebut bakal terkena gusur dan warga ditekankan untuk menjual
Karena itu, ia berharap agar kepolisian di wilayahnya dapat mengungkap oknum provokator yang secara sengaja menyebarkan isu tidak benar.
“Kami meminta untuk Kepolisian dari Polres Metro Bekasi, untuk segera menangkap provokator yang meresahkan warga dengan menyebarkan akan adanya penggusuran” tandas Abdul. (kub/gob)


loading...

Feeds

PLAFON ALFAMART

Kanopi Indomaret Kayuringin Ambruk

KANOPI di sebuah minimarket Jalan Letnan Arstad Selatan, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, ambruk. “Kejadiannya kemarin malam, pak,” singkat …