Rawan Pencurian di Danau Duta, Warga Bikin Sayembara Tangkap Maling

Warga membuat sayembara yang tertulis di atas spanduk bagi penangkap maling di sekitar Perum Duta Harapan, Jumat (11/08/2017). FOTO: Yanuario Emeraldi/GoBekasi

Warga membuat sayembara yang tertulis di atas spanduk bagi penangkap maling di sekitar Perum Duta Harapan, Jumat (11/08/2017). FOTO: Yanuario Emeraldi/GoBekasi

WARGA Perum Duta Harapan Bekasi Utara resah, belakangan sering terjadi pencurian di area sekitar Danau Duta Harapan. Keresahan itu akhirnya membuat warga membuat spanduk sayembara berhadiah bagi penangkap pencuri di kawasan Danau Duta Harapan.  Ini disampaikan Ketua RT 03 RW011  Ahmad Said kepada GoBekasi, Jumat (11/08/2017).

Ahmad Said mengatakan, pencurian yang sering terulang yakni modus pecah kaca mobil. Sedikitnya sudah 5 kejadian pada masyarakat setempat. Mulai dari pencurian pecah kaca mobil sampai pencurian kendaraan bermotor sudah pernah dilaporkan masyarakat.

“Sudah kejadian 5 kali maling pecahin kaca mobil, ngincer barang didalem mobil, motor juga digasak,” tuturnya.

Bahkan Said pun pernah menjadi korban pencurian. Said menceritakan, saat mobil sedang diparkir di depan komplek tepatnya di seberang danau. Kaca mobil dipecahkan dan sejumlah barang elektronik Laptop, HP dan sejumlah berkas raib berhasil digondol maling. Saat itu kata Said, dia meninggalkan mobilnya parkir hanya sekitar 20 menit.

Karena seringnya terjadi pencurian, warga pun sepakat untuk mengadakan sayembara. Bagi siapa yang berhasil menangkap pencuri di sekitar danau Duta Harapan akan diberi hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu.

“Dengan syarat membawa pelaku ke POS RT 3 RW 11 sebelum pencuri diserahkan ke pihak yang berwenang. Said mengaku bahwa  dana yang digunakan untuk hadiah bagi warga yang berhasil menangkap pencuri dan menyerahkannya ke warga RT 3 RW 11 adalah dana pribadi dari pengurus RT. Warga udah gak tahan yasudah dibuatlah sayembara ini, hadiah uang nantinya pakai uang pribadi pengurus RT 3″ terang Said kepada GoBekasi.

Menurutnya, sayembara ini akan memberi peringatan keras bagi siapapun yang hendak mencuri di sekitar danau agar mengurungkan niatnya kembali.

Hal itu juga digunakan untuk menghimbau para pengunjung danau, pedagang, tukang becak ataupun driver ojek online yang berada disekitar danau agar ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan lebih waspada terhadap gerak gerik pencuri.

“Security kan jaga komplek saja, taman sekitar danau bukan wilayah pengawasannya, jadi sayembara ini sengaja dibuat agar pedagang dan pengunjung danau duta juga ikut menjaga keamanan di sekitar danau, terbukti sejak kita adakan sayembara alhamdulillah belum ada lagi kejadian,” tutupnya.(mg1/gob)

 



loading...

Feeds