Biaya Umrah Cuma Rp14 Juta? Kemenag: Biaya Pesawat Saja Sudah Rp21 Juta

(Ilustrasi) Sejumlah calon jemaah haji umroh saat melaporkan penipuan salah satu biro perjalanan umroh PT.Lasantu Sentosa Sejati di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bekasi Kota, Jumat (18/12). Sebanyak ribuan calon jemaah haji umroh berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi korban penipuan perjalanan umroh salah satu biro di wilayah Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

(Ilustrasi) Sejumlah calon jemaah haji umroh saat melaporkan penipuan salah satu biro perjalanan umroh PT.Lasantu Sentosa Sejati di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bekasi Kota, Jumat (18/12). Sebanyak ribuan calon jemaah haji umroh berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi korban penipuan perjalanan umroh salah satu biro di wilayah Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi. Foto : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

DIREKTUR Pembinaan Haji Kemenag RI, H Khoirizi tak menampik sekarang sedang booming tentang dugaan penipuan umrah oleh manajemen First Travel.

Tak sedikit pun yang menyalahkan Kemenag.

“Padahal Kemenag tidak tahu menahu soal uang,” cetus pria kelahiran Lubuk Linggau tersebut kepada Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.

Dia menyebutkan, pada prinsipnya Kemenag hanya memberikan izin, melakukan pengawasan dan mengeluarkan akreditasi.

“Seluruh penyelenggaraan operasional menjadi urusan travel yang sudah diberikan mandat selaku biro perjalanan umrah,” jelasnya.

Persoalannya, saat ini banyak masyarakat yang ingin umrah dengan biaya murah, tapi keselamatan tidak terjamin.

“Logika saja, biaya umrah Rp14 juta, padahal biaya pesawat saja sudah Rp21 juta,” sambungnya.

Dia juga menegaskan untuk mendaftar umrah tidak ada setoran awal dan tidak ada tabungan. ”

Hari ini setor, paling lama dua minggu ke depan sudah bisa berangkat,” tegasnya. (jpnn/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …
Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

KETUA DPW PKS Jawa Barat memastikan jika tanpa dirinya, koalisi PAS jilid 2 di Pilkada Kota Bekasi dimungkinkan tetap berlanjut. …