Batik Bekasi, Seraci Akan Dijadikan Seragam Sekolah

Pekerja menjemur batik di Sanggar Betawi Seraci, Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/10). Batik dengan motif khas budaya betawi tersebut mulai di jual dengan harga kisaran Rp.100 ribu hingga Rp.1 juta per potong kain. Foto : Dokumentasi / GOBEKASI.co.id

Pekerja menjemur batik di Sanggar Betawi Seraci, Desa Segara Jaya, Kecamatan Taruma Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (2/10). Batik dengan motif khas budaya betawi tersebut mulai di jual dengan harga kisaran Rp.100 ribu hingga Rp.1 juta per potong kain. Foto : Dokumentasi / GOBEKASI.co.id

BATIK asal Bekasi atau dinamakan Batik Seraci dinilai kurang dikenal di kalangan masyarakat. Sebab itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Agus Trihono, akan mempromosikan batik tersebut batik melalui Usaha Kecil Menengah (UKM) dan lingkungan pendidikan atau sekolah.

“Pada festival kali ini, kami juga mengenalkan Batik Bekasi kepada anak-anak mulai dari TK hingga SMA, jadi perhatian untuk mempopulerkan sudah ada,” ucapnya, Jumat (11/8/2017).

Diakui Agus, Batik Bekasi baru dipatenkan 3 tahun belakangan ini, makanya harus gencar untuk mempromosikannya.

“Sudah ada rencana juga untuk dikenalkan ke sekolah-sekolah, kemudian bisa jadi salah satu seragam, karena saat ini sudah ada anggarannya,” pungkas Agus.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Dede Iswandi mengatakan, pihaknya pernah memberi masukan kepada Dinas Pendidikan (disdik) Kabupaten Bekasi agar Batik Bekasi menjadi salah satu seragam untuk anak sekolah, karena selama ini banyak warga Kabupaten Bekasi belum mengetahui ada Batik Bekasi.

“Kami sudah usulkan ke Disdik satu tahun lalu, tapi sayangnya, sampai saat ini belum dilaksanakan, karena memang seharusnya ada Surat Edaran (SE) dari Bupati agar mengintruksikan ke semua sekolah yang ada,” ujar Dede.

Menurutnya, kalau Batik Bekasi dijadikan sebagai salah satu pakaian wajib di sekolah, Dede meyakini akan mampu mengangkat perekenomian masyarakat lokal, khususnya pengrajin Batik Bekasi.

“Setidaknya, kalau sudah menjadi kebutuhan, akan semakin banyak produksinya, dan ini justru bakal mengangkat perekonomian masyarakat lokal, karena pengrajin bakal bertambah, termasuk juga akan ada karya baru dari motif Batik Bekasi, sehingga bisa merangsang kreatifitas para pengrajin,” terang Dede. (dho/pj/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …
Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

KETUA DPW PKS Jawa Barat memastikan jika tanpa dirinya, koalisi PAS jilid 2 di Pilkada Kota Bekasi dimungkinkan tetap berlanjut. …