Akbar Tanjung Minta KNPI Bersatu

Ketua KNPI Kota Bekasi versi kongres Papua, Arihta Tarigan (kiri) duduk di sofa yang sama dengan Ketua KPI Kota Bekasi versi KLB KNPI Jakarta, Gilang Esa Mochtar Mochamad (dua dari kiri) di acara diskusi pemuda yang dihadiri pendiri KNPI Akbar Tanjung, di Kota Bekasi kemarin.

Ketua KNPI Kota Bekasi versi kongres Papua, Arihta Tarigan (kiri) duduk di sofa yang sama dengan Ketua KPI Kota Bekasi versi KLB KNPI Jakarta, Gilang Esa Mochtar Mochamad (dua dari kiri) di acara diskusi pemuda yang dihadiri pendiri KNPI Akbar Tanjung, di Kota Bekasi kemarin.

SALAH satu pendiri Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Akbar Tanjung meminta KNPI dari tingkat pusat sampai daerah dapat segera bersatu terkait dengan dualisme yang ada selama ini.

Pria yang juga dikenal sebagai salah satu tokoh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengatakan, bahwa KNPI didirikan dengan semangat persatuan para pemuda. Jadi, sudah selayaknya para pemuda bersatu.

“Saya minta supaya itu dapat diselesaikan hanya ada satu KNPI. Dan kalau seandainya tidak bisa diselesaikan, untuk apa dirikan KNPI. KNPI itu kan alat pemersatu. Wadah pemersatu pemuda Indonesia dan kemudian dilandasi oleh spirit semangat persatuan,’’ ungkap tokoh senior organisasi pemuda itu di hadapan aktivis HMI, GMN, PMII dan GMKI dalam diskusi publik Mahasiswa Kelompok Cipayung, di Bekasi Selatan, kemarin.

Ia menghimbau supaya para pemuda lebih mementingkan kepentingan bangsa. Kemudian, kata Akbar, jauhkan dari kepentingan – kepentingan di luar daripada kepentingan pemuda demi untuk kepentingan bangsa.

“Kalau kepentingan – kepentingan politik, kepentingan kekuasaan, kepentingan bersifat materi, memalukan. Kalau sampai pemuda menggambarkan dirinya sebagai tokoh yang lebih disemangati oleh semangat yang berkaitan dengan soal kepentingan – kepentingan,” ujarnya.

Dirinya menyarankan supaya dicari satu upaya yang bisa dilakukan agar bisa menjadi satu kesatuan dan semuanya solid. Menurutnya, para senior di KNPI berperan untuk turun tangan dalam menyelesaikan situasi tersebut.

“Konflik ini jangan dibiarkan, jangan berkelanjutan, karena ini akan merugikan kepentingan pemuda, pemuda kan spirit persatuannya harus kuat. Dan tentu saja itu akan merugikan kepentingan nasional dan kepentingan kita, Indonesia ke depan,” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD KNPI Kota Bekasi versi KLB KNPI di Jakarta Gilang Esa Mochtar Mochamad mengatakan, pihaknya juga mengharapkan adanya persatuan pemuda.

“Cuma kita juga kan sebagai kaki dari pusat, juga menginginkan pusat juga islah kan. Pusat juga menyelesaikan perkaranya, provinsi menyelesaikan, kota pun selesai dengan sendirinya,” katanya.

Kata dia, pihaknya tetap mengambil langkah paling awal sebelum ada langkah rekonsiliasi di tingkat pusat dan provinsi. Menurut Gilang, seyogyanya langkah persatuan dimulai dari tingkat pusat.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat pemandangan yang jarang ditemui. Karena, dalam kegiatan bertajuk “Peran Generasi Bangsa Dalam Pembangunan Pendidikan Karakter di Era Globalisasi itu” , juga dihadiri Pjs Ketua DPD KNPI Kota Bekasi versi Kongres Papua, Arihta Tarigan. Ia terlihat duduk berdampingan dengan Gilang Esa.

“Hari ini, kenapa juga saya mau duduk bareng, sedikit mengenyampingkan ego, mengingat memang pemuda di Kota Bekasi kan harus bersatu. Mengingat memang, pada satu yang harus kita capai salah satunya adalah kota layak pemuda,” ujarnya.

Disinggung terkait dengan permintaan persatuan yang disampaikan Akbar Tanjung, pria yang akrab disapa Ari Castro ini menyatakan kalau KNPI di Kota Bekasi hanya ada satu.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds