Lagi, Cabor Ini Keluhkan Sarpras yang Belum Memadai

SEJUMLAH atlet Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kabupaten Bekasi mengeluhkan sarana dan prasarana (Sarpras) yang belum memadai.

Padahal mereka tengah intens melakukan latihan jelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 di Kabupaten Bogor.

Atlet peraih medali perunggu di Porda XII Jawa Barat 2014, Wagimun (22) mengaku, harus bergantian menggunakan tiga alat latihan untuk 15 atlet putra dan putri saat seleksi. Mereka juga mengeluhkan minimnya kostum atau pakaian bertanding.

“Kemarin kita udah seleksi disini. Alat latihan ada tiga untuk 15 atlet putra dan putri, kita gantian,” ujarnya kepada Radar Bekasi (Group Gobekasi) saat ditemui di lokasi latihan PABBSI Kabupaten Bekasi, Jalan Rawa tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (7/8/2017).

Sejauh ini kata dia, latihan masih terus berjalan. Mereka optimis bisa mengukir prestasi di Porda, namun tentunya perlu di dukung pula dengan peralatan yang laik.

“Kita tetap optimis, tapi mungkin perlu ada perlengkapan juga,” ungkapnya.

Dilain tempat, Pelatih PABBSI Kabupaten Bekasi, Rochyat, mengakui adanya keterbatasan peralatan latihan saat ini. Alat-alat yang ada saat ini dinilai jauh tertinggal. Padahal mereka diprediksi sudah menginjak tahapan Babak Kualifikasi (BK) Porda Desember 2017 mendatang. Proses tersebut dinilai penting untuk meloloskan atlet mereka ke Porda XIII 2018.

“Kesiapan atlet ya baru 50 persen lah. Kalau target medali emas ya masih tetap kayak porda 2014. Kami juga masih terkendala peralatan berteknologi seperti kata atlet-atlet saya,” bebernya.

Dari hasil seleksi pihaknya sudah mempersiapkan sepuluh atlet untuk tampil di Babak Kualifikasi.”Atlet yang turun di BK kurang lebih sepuluh, itu juga yang akan diturunkan pada porda nanti,” tandasnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds