140 Ribu Warga Belum Lakukan Perekaman E-KTP, Disdukcasip Jemput Bola

Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi, melakukan aksi jemput bola guna mengakomodir warganya yang belum memiliki data identitas diri. Hal tersebut dilakukan karena terdapat sekitar 140 ribu warganya belum memiliki KTP-el. Cara jemput bola tersebut dilakukan dengan melakukan penyediaan rekaman di beberapa lokasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kota Bekasi, Erwin Effendi mengaku, saat ini masih terdapat ratusan ribu warga yang belum memiliki KTP-el. Menurutnya, salah satu penyebab masih banyak warga belum mengantongi KTP-el, karena tingkat kesadaran atas dokumen identitas diri masih minim.

Dia mengaku, tengah berupaya mengakomodir KTP-el bagi mereka yang belum memiliki melalui agenda perekaman keliling. Perekaman keliling ini berlangsung selama Agustus 2017. Perekaman KTP-el sendiri, kata dia, tidak terikat oleh jadwal selama terdapat warga yang mengajukan diri untuk melakukan perekeman.

“Tidak terikat jadwal, selama ada peluang kita masuk saja. Yang penting kita segera perekaman, minimal semuanya sudah ada perekaman. Paling tidak mereka punya NIK semua, kalau KTP kan jelas banyak manfaatnya kan. Itukan dokumen pribadi,” ujar Erwin kepada Radar Bekasi, Minggu (6/8/2017) kemarin.

Dia mengatakan, persyaratan untuk menjadi peserta perekaman KTP-el keliling hanya menyodorkan kartu keluarga (KK) dan akte. Apabila dua unsur tersebut memenuhi syarat petugas akan melayani perekaman. Setelah melakukan perekaman warga tidak bisa langsung mendapatkan KTP-el, melainkan diberikan surat keterangan (suket). Suket ini tetap memiliki fungsi yang sama untuk melakukan pelayanan publik.

Dia mengungkapkan tidak mudah untuk menarik masyarakat yang belum memiliki KTP-el guna melakukan perekaman. Maka dari itu, pihaknya melakukan jalan persuasif dengan menggelar perekaman keliling yang notabene lebih dekat dengan lingkungan masyarakat.

“Jadi tidak perlu lagi semuanya datang ke kantor, petugas kami sudah ditempatkan ke beberapa titik yang melayani perekaman keliling,” kata dia.

Target dari perekaman keliling ini, lanjutnya, yakni bisa melahirkan KTP-el sebanyak 140 ribu warga. Target tersebut akan berlangsung November hingga menjelang akhir tahun.

Menurutnya, pentingnya meningkatkan data identitas diri ini sebagai salah satu persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang.

“Kami belajar dari daerah-daerah lain yang tidak bisa mengakomodir warganya masuk dalam daftar pemilih tetap. Makanya, yang belum punya KTP-el kami dekati terus,” tandas dia. (yay/pj/gob)



loading...

Feeds