Peluang Cabor Ini Tampil di Porda Jabar Kian Tipis

Atlet layar Kabupaten Bekasi saat menjalani latihan rutin. Mereka kini menunggu kepastian di pertandingkan atau tidaknya di Porda, Foto: Ist/PojokJabar

Atlet layar Kabupaten Bekasi saat menjalani latihan rutin. Mereka kini menunggu kepastian di pertandingkan atau tidaknya di Porda, Foto: Ist/PojokJabar

PELUANG Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 nampaknya kian tipis.

Pasalnya, pihak tuan rumah hingga saat ini belum merespon desakan pengcab Porlasi se- Jawa Barat agar cabor Porlasi dipertandingkan.

Kondisi tersebut dibenarkan Sekum Porlasi Kabupaten Bekasi, Subakti. Dirinya menjelaskan, peluang ikut dalam agenda porda sudah tidak memungkinan dan tidak bisa dipaksakan lagi. Beberapa tahapan yang ditempuh tiap pengcab se Jawa Barat tidak di respon oleh pengcab porlasi Kabupaten Bogor.

“Kita dengan para pengcab lainnya yang ada di Jawa Barat sudah berupaya. Ternyata, dari porlasi Kabupaten Bogor tidak ada upaya. Padahal, itu yang menjadi prioritas,” ujarnya kepada Radar Bekasi (Group Gobekasi), Jumat (4/8/2017).

Baginya, proses yang sudah dilakukan dari mulai melakukan pertemuan dengan pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor sudah dilakukan. Namun, putusan yang disampaikan di kembalikan kepada pengcab yang bersangkutan.

“Kita sudah mendesak pada Porlasi Bogor. Tapi malah kabur-kaburan, kita juga sudah tak bisa memaksakan lagi. Ini sepertinya sudah tidak bisa diperjuangkan, dan kita sudah legawa,” terangnya.

Subakti menambahkan, tidak ada itikad baik dari Porlasi Kabupaten Bogor, menjadi penghambat. Kondisi ini dinilai karena pihak tuan rumah tidak memiliki potensi mendulang medali di cabor tersebut dan cabor belum lama terbentuk.

“Kita sudah mundur. Porlasi se Jawa Barat juga menyesalkan dengan hal ini. Padahal, persiapan dan lainnya sudah dilakukan. Dari mulai mempersiapkan atlet hingga lainnya. Anggaran kan ada, gimana kalo udah gini,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli, sempat menyinggung soal persiapan porlasi. Diakuinya, beberapa atlet memang sudah dipersiapkan cabang olahraga tersebut untuk bisa maksimal dalam mempertahankan juara umum.

Namun, kata dia, segala upaya yang sudah ditempuh oleh pengcab tetap ketentuan ada dipihak pelaksana. Bagaimanapun, kata dia, tuan rumah memiliki otoritas paling besar dalam Porda XIII.

“Untuk porlasi kecil kemungkinannya. Saya akui pengcab Porlasi kita memang sudah melakukan persiapan,” pungkasnya. (dan/pj/gob)



loading...

Feeds