Meski Gudang Digerebek Satgas Pangan, Beras Maknyus Masih Beredar

Beras Maknyuss produksi PT IBU masih dijual di pasaran

Beras Maknyuss produksi PT IBU masih dijual di pasaran

HEBOH kasus gudang beras Maknyus dan Ayam Jago yang digerebek Satgas Pangan tempo lalu, ternyata tidak mempengaruhi minat warga untuk mengonsumsi beras dengan merek tersebut. Sejumlah minimarket dan ritel masih menjajakan kedua merek beras itu.

Pantauan Radar Bekasi (Grup Gobekasi) beras dengan merek Maknyus dan Ayam Jago masih tersebar di pasaran. Salah satu minimarket di Jalan Ki Mangun Sarkoro, Kecamatan Bekasi Timur. Disana, beras tersebut dijual dengan harga promo.

Harga Rp 125 ribu menjadi Rp 100 ribu. Untuk 1 pcs Beras Maknyus 5 kg, 1 minyak goring 2 liter, 5 mi instan dijual seharga Rp 100 ribu. Sementara, untuk beras jenis ayam jago dijual seharga Rp 100 ribu.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi belum menarik beras tersebut dari pasaran. Kepala Disperindag Kota Bekasi Makbullah mengatakan, pihaknya tidak bisa menarik beras tersebut dengan alasan membeli atau tidaknya beras itu tergantung dari masyarakat.

“Kita cuma menghimbau saja kepada minimarket segala macem, sekarang kan lagi terjadi semacam kehebohan, supaya ditarik sementara lah sampai suasana yang kondusif. Kalau memang masyarakat mau beli ya kita nggak bisa larang kan, karena itu bukannya beracun cuma kadarnya saja. Kadar gizinya saja, yang memang dipalsukan istilahnya,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga belum mendapatkan instruksi untuk menarik produk tersebut dari pasaran. Pasalnya, ia belum mendapatkan instruksi dari instansi terkait.

“Kita hanya menghimbau sifatnya, karena memang berdasarkan kepolisian kan seperti itu. Tapi kan dari pihak kepolisian kan nggak ada perintah untuk menarik produk kan,” ujarnya.

Jika diintruksikan untuk menarik peredaran beras tersebut, pihaknya akan segera bertindak. “Akan kita tindaklanjuti itu. Itu kan kebijakan secara nasional itu,” tutupnya. (neo/pj/gob)



loading...

Feeds