Keluarga Korban Tewas Pengeroyokan di Babelan Mengaku Ikhlas

Facebook

Facebook

KELUARGA korban tewas penghakiman massa di Muarabakti, Babelan, MA (30) mengaku mengikhlaskan peristiwa tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Humas Polsek Babelan Bripda Anwar Fadillah, Selasa (2/8/2017).

Menurut data polisi, pihaknya mendapat laporan dari marbot masjid Al Hidayah di Kampung Cabangempat RT 002 RW 01, Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan bahwa terjadi pencurian speaker. Bersama korban juga ditemukan barang bukti, berupa 3 unit speaker.

“Setelah diketahui alamat dan identitas pelaku, kemudian inisiatif dari istri dan keluarga pelaku sudah menyadari dan mengikhlaskan pelaku meninggal dunia akibat dari peristiwa yang dilakukannya,” ucap Anwar.

Lanjutnya, atas kejadian tersebut, istri dan keluarga menganggap ini adalah takdir Yang Maha Kuasa sehingga istri dan keluarga tidak berkenan korban diotopsi.

“Keluarga korban tidak akan melakukan penuntutan terhadap pihak manapun terkait peristiwa yang menimpa pelaku. Kemudian pihak istri dan keluaraga pelaku membuat surat pernyataan tidak menuntut dan keberatan dilakukan otopsi bermaterai,” tutupnya. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …