Cobain Nih, Kerupuk Jengkol dari Bekasi

Yeti, pembuat Kerupuk Jengkol dari ota Bekasi yang telah tersebar di Jabodetabek. Foto: Yurizkha Aditya/Gobekasi

Yeti, pembuat Kerupuk Jengkol dari ota Bekasi yang telah tersebar di Jabodetabek. Foto: Yurizkha Aditya/Gobekasi

KERUPUK Jengkol ibu Yeti (46) benar-benar harus dicoba. Sebab, saat ini kerupuk jengkol yang tengah dirintisnya selama 7 tahun di klaim menjadi Icon disalah satu wilayah Kota Bekasi, Medan Satria.

Bahkan, Yeti mengaku kalau usaha yang telah digeluti bersama sang suami, Usman (60), kini telah tersebar diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang dinamakan Tunas Mandiri.

“Ide kerupuk jengkol ini kami kembangkan sedikit demi sedikit, yang tadinya hanya jualan diwarung-warung kecil, sekarang merambah ke Jabodetabek penjualanya,” ungkapnya, Kamis (3/8/2017) kepada GoBekasi.co.id.

Yeti menceritakan, kalau bisnis Kerupuk Jengkolnya ini telah dirintis bersama sang suami dari nol. Sampai sekarang berjaya, label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun sudah tertera dalam bingkisan pelastik bening.

Penjulannya pun beragam, mulai dari Rp 1000 sampai dengan Rp 270 ribu perkilogram. Karena itu, dalam sebulan ia dapat meraup omset yang cukup besar, Rp 12 juta.

Meski demikian, ia mengaku masih kesulitan dalam produksi Kerupuk Jengkol. Sebab, cara pengolahannya masih dalam tahap manual.

“Saat ini, kami masih pake manual, gak pake mesin. Untuk jengkol saja, kita parut bukan di blender, karena, yah itu. Kita juga masih kurang modal buat beli alat-alat, seperti oven, mesin cetakanya, mesin press juga,” pungkasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds