Ya Ampun, Maling Dikeroyok Massa dan Dibakar Hingga Tewas di Babelan

Polisi mengidentifikasi mayat korban, Senin (31/7/2017). (Foto: Ist)

Polisi mengidentifikasi mayat korban, Senin (31/7/2017). (Foto: Ist)

SEORANG maling amplifier atau pengeras suara di salah satu musholah Kampung Sukatenang, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi tewas dikeroyok masyarakat dan mengalami luka bakar disekitar badan dan wajah, Selasa (1/8/2017).

Hal itu berawal dari warga dari Kampung Sukatenang bersama dengan warga Kampung Muarabakti yangmengejar seorang laki laki yang diduga pelaku pencurian amplifier.

Korban yang identitasnya belum diketahui berusaha melarikan diri dari arah Kampung Sukatenang dengan cara menceburkan diri ke kali perbatasan antara Kampung Sukatenang dengan Kampung Muara Bakti RT 012 RW 07, Desa Muarabakti, Kecamatan Babelan.

Kemudian setelah pelaku menyeberang kali dan masuk ke wilayah Kampung Muarabakti pelaku diamuk warga dengan cara dipukuli dengan menggunakan batu, sehingga mengalami luka robek pada bagian kepala serta pelaku dibakar warga dan mengalami luka bakar sekitar 50 persen.

Humas Polsek Babelan Bripka Anwar Fadillah menerangkan untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi. Lantaran masih dalam proses lidik.

”Saat ini jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum,”ujar saat dihubungi, kemarin.

Untuk sementara barang bukti yang diamankan 3 amplifier. (lea/gob)



loading...

Feeds