KPAD Akan Dampingi Calon Siswi SMAN 4 Tambun Selatan yang Depresi

DWS dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi karena depresi lantaran tidak diterima di SMAN 4 Tambun Selatan, Jumat (28/7).  (Foto: Radar Bekasi)

DWS dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi karena depresi lantaran tidak diterima di SMAN 4 Tambun Selatan, Jumat (28/7). (Foto: Radar Bekasi)

KOMISI Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi berencana memfasilitasi DWS, calon siswa yang depresi karena gagal masuk SMAN 4 Tambun Selatan. KPAD akan memediasi keinginan DWS dan keluarga agar diterima di sekolah yang diinginkan.

Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi, Muhammad Rojak, mengatakan pihaknya sempat mengunjungi DWS di rumahnya. Kata dia, kondisi calon siswa tersebut dalam dua minggu terakhir mengalami depresi.

DWS juga dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk mendapat perawatan, karena ia tidak mau makan lantaran tidak diterima masuk di SMAN 4 Tambun Selatan.

“Pada saat kita kunjungi (DWS) memang terlihat murung, bahkan kata orang tuanya sempat tidak mau makan. Padahal siswa lulusan SMPN 5 Tambun Selatan itu sangat berkeinginan masuk ke SMAN 4 Tambun Selatan bahkan jarak rumahnya sangat dekat dengan sekolah tersebut,” ungkapnya.

baca berita sebelumnya, tidak masuk SMAN 4 Tamsel, siswi ini depresi

KPAD, kata dia, juga akan melakukan pendampingan pada DWS agar kondisi psikologisnya kembali pulih.

“Memang kan usia SMP itu masih labil, kalau ada keinginan dan dia merasa bisa memang bisa diakomodir,” ucapnya.

Sebelumnya seorang calon siswa mengalami depresi karena gagal masuk SMAN 4 Tambun Selatan. Calon siswa berinisial DWS depresi sejak dua minggu yang lalu.

Warga Desa Sumberjaya, Tambun Selatan itu mendaftar melalui PPDB daring dengan tujuan SMAN 4 Tambun Selatan. Sayang, keinginan siswa lulusan SMPN 5 Tambun Selatan itu kandas karena tidak diterima di sekolah yang dituju. (dho/pj/gob)



loading...

Feeds