Imunisasi Campak Rubella Haram? MUI Keluarkan 7 Rekomendasi

(Ilustrasi) Petugas puskesmas tengah memberikan vaksi polio kepada seorang anak di Puskesmas Rawalumbu saat Pekan Imunisasi Nasional Kota Bekasi.ARIESANT/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Petugas puskesmas tengah memberikan vaksi polio kepada seorang anak di Puskesmas Rawalumbu saat Pekan Imunisasi Nasional Kota Bekasi.ARIESANT/RADAR BEKASI

ISU penolakan imunisasi Measles Rubella (MR) atau vaksin campak dan rubella karena disangka haram, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan ketentuan soal imunisasi telah dijelaskan dalam Fatwa MUI nomor 4/2016 tentang imunisasi. Dalam fatwa itu imunisasi pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

“Imunisasi bisa menjadi wajib ketika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa,” kata Asrorun Ni’am Sholeh kepada JawaPos.com (Induk gobekasi.co.id), Selasa (1/8/2017)

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok. JawaPos.com)

Merujuk surat dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor UM.01.05/4/1172/2017 tanggal 21 Juli, perihal Mohon Dukungan dalam Rangka Kampanye dan Introduksi Imunisasi Measles Rubella (MR) tahun 2017 dan 2018, MUI mengeluarkan tujuh rekomendasi.

1. Pemerintah wajib menjamin pemeliharaan kesehatan masyarakat, baik melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif.

2. Pemerintah wajib menjamin ketersediaan vaksin Measles Rubella (MR) halal untuk kepentingan imunisasi bagi masyarakat.

3. Komisi Fatwa mendukung pelaksanaan program imunisasi sebagai salah satu ikhtiar untuk menjaga kesehatan, dengan menggunakan vaksin yang halal.

4. Pemerintah wajib segera mengimplementasikan keharusan sertifikasi halal seluruh vaksin yang digunakan termasuk vaksin Measles Rubella (MR) yang akan digunakan, serta meminta produsen untuk segera mengajukan sertifikasi halal terhadap produk vaksin.

5. Produsen vaksin wajib mengupayakan produksi vaksin Measles Rubella (MR) yang halal dan melakukan sertifikasi halal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

6. Pemerintah bersama tokoh agama dan masyarakat perlu melakukan sosialisasi pelaksanaan imunisasi secara umum termasuk rencana pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR).

7. Orang tua dan masyarakat perlu berpartisipasi menjaga kesehatan, termasuk dengan memberikan dukungan pelaksanaan imunisasi program termasuk imunisasi Measles Rubella (MR) yang akan dilaksanakan.

(ika/JPC/jpg/gob)



loading...

Feeds

Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …