Calon Jamaah Haji Termuda dari Kabupaten Bekasi Gagal Berangkat, Alasannya…

Ilustrasi|FOTO: Ivan Pramana Putra/GoBekasi

Ilustrasi|FOTO: Ivan Pramana Putra/GoBekasi

SEBANYAK 267 calon jemaah haji gagal berangkat ke tanah suci. Faktor terbanyak lantaran kesehatan, tetapi ada juga lantaran persoalan dokumen, ada dua orang yang tidak diberangkatkan karena umurnya belum mencukupi. Walaupun sudah terdaftar, mereka tetap tidak bisa berangkat.

“Jadi kalau di Peraturan Menteri Agama (PMA) 29 pasal 8 bahwa jamaah haji yang dibolehkan berangkat, pertama belum haji, kedua usia 18 tahun atau sudah menikah,” kata Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Barat Ajam Muajam.

Dua orang yang disebut sebagai calon jamaah haji termuda ialah Ridhatul Asih (16) asal Kabupaten Bekasi. Usianya 16 tahun enam bulan atau masih kurang sekitar dua tahun untuk berangkat.

Selain itu, calon jamaah lain yang tidak bisa berangkat ialah Mila Saadatain (22) asal Kabupaten Bandung. “Umur di data 22 tahun, tapi data riil nya 17 tahun 9 bulan, atau kurang 3 bulan 18 tahunnya,” sambungnya.

Kedua orang itu tidak bisa diberangkatkan lantaran persoalan dokumen. “Tapi yang jelas mereka tidak bisa diproses dan tidak bisa diberangkatkan. Jadi, mereka tidak bisa dikatakan jamaah termuda. Terkecuali, mereka sudah ada yang menikah,” ujarnya.

Ia mengaku sudah berkirim surat ke Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung terkait dengan dua nama yang umurnya tidak sesuai dengan persyaratan yang ada.

“Bahwa jamaah tersebut tidak bisa diproses untuk pemberangkatan 2017 karena tidak terpenuhinya pasal Peraturan Menteri Agama (PMA) 29 pasal 8,” tutupnya.

Ia menjelaskan, calon jamaah yang akan diberangkatkan menjalani ibadah haji ialah mereka yang memenuhi persyaratan yang sesuai dengan persyaratan yang ada.

“Karena terkait dengan Isthito’ah (syarat untuk haji) dan baligh – nya manusia menurut syari, kan 17 tahun untuk laki-laki, 15 tahun untuk perempuan. Terkecuali, kalau sudah haid atau mimpi basah. Walaupun anak itu pergi bersama keluarga, tetep tidak boleh kalau memang tidak memenuhi syarat pemberangkatan haji,” paparnya.

(neo/pj/gob)



loading...

Feeds

Rapat Paripurna Penetapan APBD-P Kota Bekasi, Kamis (19/10/2017). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Sah! APBD-P Kota Bekasi Rp5,7 Triliun

ANGGARAN Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi disahkan dalam rapat paripurna, Kamis (19/10/2017). Dalam rapat tersebut DPRD …
Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

Rekom Sutriyono Masih Bisa Dievaluasi

REKOMENDASI Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) terhadap anggota Komisi IV DPR RI, Sutriyono masih dapat dievaluasi. Demikian …
Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

Tanpa Syaikhu, PAS Jilid 2 Berlanjut

KETUA DPW PKS Jawa Barat memastikan jika tanpa dirinya, koalisi PAS jilid 2 di Pilkada Kota Bekasi dimungkinkan tetap berlanjut. …