Nasib Ratusan Honorer Kabupaten Bekasi Belum Jelas

Ilustrasi

Ilustrasi

NASIB honor jasa tenaga kerja (Jastek) 125 guru honorer di Kecamatan Cibitung belum jelas. Persoalan tersebut, kini baru ditangani komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.

”Saya sangat apresiasi anggota dewan merespon permasalahan ini. Tadi juga dari kedua belah pihak (UPTD dan guru yang tidak merima jastek) sudah memberikan penjelasan, saya hal ini bisa dicarikan solusi. Walaupun saya merasa aneh, kenapa ketika menanyakan kriteria guru honorer untuk mendapatkan jastek tapi berujung pemecatan kepada saya. Namun biarlah ini saya hadapi, tapi saya harap rekan-rekan saya sebanyak 125 orang itu perlu diperjuangkan, karena untuk pemberkasan itu bayar Rp150 ribu,” kata Anita Rachayu Eka Handayani, salah satu guru honorer yang tidak mendapat jastek, beberapa waktu lalu.

Siti Nurazizah, salah satu guru honorer mengatakan, selain persoalan jastek, pungutan liar (pungli) saat pemberkasan jastek marak terjadi. Ia berharap pungli dihilangkan demi menjaga kualitas pendidikan.

Kata Siti, pungli saat pemberkasan jastek sudah terjadi sejak lama. Oknum yang melakukan praktik tersebut sengaja mencari keuntungan pribadi, meski harus merusak kualitas pendidikan.

”Biarlah saya menjadi korban, tapi ke depan tidak ada lagi tenaga pengajar yang mengalami seperti saya. Karena sangat mengganggu proses belajar mengajar,” katanya.

Ketua Forum Pembela Honorer Indonesia, Arif Maulana, meminta agar DPRD Kabupaten Bekasi mengeluarkan keputusan dari persoalan tersebut. Agar nasib guru honorer diperhatikan.

”Kalau seperti yang dialami Anita ini sangat memukul kami di forum, sebab kasihan sudah berjuang dan pengabdi secara ikhlas, tapi tidak mendapatkan haknya dan malah diberhentikan secara sepihak,” ucapnya.

(and/pj/gob)



loading...

Feeds

Pembangunan tribun lapangan multiguna, Bekasi Timur, Jumat (24/11/2017). (Foto M Yakub)

Stadion Mini Multiguna Mulai Digarap

PEMERINTAH Kota Bekasi kembali memulai bangun kursi penonton di Stadion Mini Multiguna, Bekasi Timur. Pantauan GoBekasi, yang terbangun hanya baru …