Politisi PDIP Ini Bantah Bersanding dengan Siti Aisyah di Pilkada Kota Bekasi

Ilustrasi pilkada. (Foto: Jawa Pos)

Ilustrasi pilkada. (Foto: Jawa Pos)

BAKAL calon wali kota dan wakil wali kota dari PDIP, Anim Imamudin dikabarkan ingin dipasangkan dengan Anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat, Siti Aisyah dalam Pilkada 2018 mendatang.

Namun demikian, kabar tersebut langsung ditepis oleh Anim. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Bekasi itu malah mempertanyakan kabar yang beredar tersebut dari siapa.

“Saya ingin dengan Siti Aisyah ? Kabar dari mana itu ? Enggak ada keinginan itu,” beber Anim kepada Radar Bekasi (Group GoBekasi), kemarin.

Anim mengatakan, sampai dengan saat ini dirinya belum tahu dan masih menunggu rekomendesai dari DPP PDIP soal pencalonannya di Pilkada Kota Bekasi. Sebab kata dia, bahwa semua keputusan itu ada di pucuk pimpinan partai.

“Saya masih menunggu rekom dari DPP, karena semua keputusan ada di tingkat pusat,” ujarnya.

Menurut Anim, pihaknya tidak bisa sewenang-wenang dalam menentukan bakal calon dalam hajat pesta politik lima tahunan tersebut. Namun kata dia, jika dirinya akan disandingkan dengan (Siti Aisyah) wanita yang akrab disapa Yeyen itu, pasti partai akan melihat popularitas dan elektabilitas melalui survei.

“Dilihat dulu hasil survei nya, bagus atau tidak?,” Tanya Anim.

Dijelaskan Anim, kalau sampai dengan saat ini partai berlambang banteng moncong putih itu masih menggodok figur yang bakal diberikan rekomendasi untuk bertarung dalam Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang.

“Saya memprediksi, dalam dua bulan ke depan (Oktober 2017) rekom tersebut sudah keluar dari DPP,” tandas Anim. (oke/pj/gob)



loading...

Feeds