Jadwal Imunisasi MR Sebentar Lagi, Yuk Catat Jadwalnya

(Ilustrasi) Petugas puskesmas tengah memberikan vaksi polio kepada seorang anak di Puskesmas Rawalumbu saat Pekan Imunisasi Nasional Kota Bekasi.ARIESANT/RADAR BEKASI

(Ilustrasi) Petugas puskesmas tengah memberikan vaksi polio kepada seorang anak di Puskesmas Rawalumbu saat Pekan Imunisasi Nasional Kota Bekasi.ARIESANT/RADAR BEKASI

KAMPANYE imunisasi Measles Rubella (MR) akan dilakukan Agustus-September 2017 mendatang. Saat ini, vaksin sudah didistribusikan ke dinas kesehatan provinsi seluruh Jawa. Pulau Jawa memang menjadi sasaran pertama kampanye ini.

Tahun ini, sejumlah 6 provinsi, 119 kabupaten/kota dan 3.579 puskesmas akan melaksanakan kampanye dengan total sasaran anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun yang akan diberikan imunisasi MRsejumlah 34.964.384 anak.

Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra Kementerian Kesehatan Elizabeth Jane Soepardi mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya proyek dari Kementerian kesehatan.

“Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Tim Penggerak PKK Pusat, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, dan juga lembaga serta organisasi terkait lainnya,” bebernya.

Jane menambahkan dalam rangka menyukseskan kampanye ini, Kemenkes telah menyediakan sejumlah 4.777.150 vial vaksin MR. Seluruhnya akan sudah didistribusikan ke seluruh provinsi di Pulau Jawa sejak kemarin (20/7/2017).

Selain itu alat pendukung seperti alat suntik dan logistik lainnya dan serta buku petunjuk teknis pelaksanaan juga telah didistribusikan ke provinsi.

”Nanti dari dinas kesehatan provinsi akan turun ke dinas kesehatan kabupaten/kota,” ungkapnya.

Kampanye imunisasi MR dilaksanakan selama Agustus-September 2017 untuk seluruh wilayah di pulau Jawa dan Agustus-September 2018 untuk seluruh wilayah di luar pulau Jawa. Pada Agustus, imunisasi MR diberikan untuk anak usia sekolah yang berusia 7 hingga 15 tahun.

”Pemberian vaksin dilakukan di sekolah-sekolah. Pada September baru diberikan untuk bayi usia sembilan bulan sampai anak usia 7 tahun. Anak yang tidak bersekolah bisa diberikan di bulan ini di Poyandu,” ujar Jane.

Jane memastikan jika vaksin yang digunakan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM.

”Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari,” katanya. (lin/jpg/jpnn/gob)



loading...

Feeds

20171121_095837

Kenangan Terakhir dengan Laila Sari

MASIH belum hilang kenangan terakhir Darsih bersama kakaknya, almarhumah Laila Sari. Terlebih, sebelum sang kakak mengembuskan nafas terakhirnya, dia masih …
PPP Tetap Komit Dukung Rahmat Effendi

Sholihin Kokoh Didukungan 17 Kursi

KETUA DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin mendapat dukungan lima partai untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang. Partai-partai tersebut …
JPNN

Shireen Sungkar Minta Doa Masyarakat

PASANGAN artis Shireen Sungkardan Teuku Wisnu belum lama ini merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang keempat. Di momen spesial ini, …