Keren! 5 Pesilat dari SMAN 9 Bekasi Boyong Medali pada JKCT

Wakasek Bidang Litbang SMAN 9 (kiri), Michrobi, Waka Kesiswaan, Kanih Rahmawati Putri (kedua kiri), Djiung (kedua kanan) Eko Sugianto (pertama kanan) pose bersama lima pesilat pelajar SMAN 9 peraih medali di JKTC 7 2017. (Foto: Dok Radar Bekasi)

Wakasek Bidang Litbang SMAN 9 (kiri), Michrobi, Waka Kesiswaan, Kanih Rahmawati Putri (kedua kiri), Djiung (kedua kanan) Eko Sugianto (pertama kanan) pose bersama lima pesilat pelajar SMAN 9 peraih medali di JKTC 7 2017. (Foto: Dok Radar Bekasi)

SISWA dari jalur prestasi SMAN 9 Kota Bekasi mulai menunjukan tajinya dengan perolehan medali di Jakarta Pencak Silat Championship (JKTC) 7 2017 yang dihelat di GOR Popki Cibubur Jakarta Timur.

Dari 5 atlet yang diterjunkan dikejuaraan yang dihelat pada 15 dan 16 Juli ini, kelimanya berhasil memboyong medali. Meski mereka harus melewati persaingan ketat dengan ribuan pesilat dari tanah air dan beberapa negara tetangga.

Kelima atlet pelajar tersebut diantaranya, Catur Novia Angraeni yang berhasil meraih medali emas di kelompok C putri, M Dody Setiawan medali perak di kelompok D putra, M Miftah Farid medali perak di kelompok E putra, disusul Audrey Dayana Zahra medali perunggu di kelompok C putri serta Ananda Lutfia Zahrani, medali perunggu pada kelompok C putri.

Siswa yang masuk lewat jalur prestasi di SMAN 9 tersebut juga merupakan binaan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Mustikajaya bentukan IPSI Kota Bekasi.

Ketua IPSI Kecamatan Mustikajaya, Djiung bersama pelatih Eko Sugianto memboyong puluhan pesilat mereka, lima diantaranya dari SMAN 9. Mereka berharap, dukungan pihak sekolah bisa turut memudahkan perjalanan karir atlet pelajar hingga menuju profesional.

”Kejuaraan kemarin diikuti 2000 persilat itupun dibatasi dan skalanya internasional. Kami berharap potensi atlet muda ini bisa terus berkembang dan kita akan kembali ikut sertakan di beberapa kejuaraan,”terang Djiung.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Litbang SMAN 9 Kota Bekasi, Michrobi, menyebut, raihan medali tersebut merupakan kado siswanya bagi SMAN 9 yang lolos lewat PPDB jalur prestasi.

”Adanya PPPDB jalur non akademik khususnya jalur prestasi berdampak positif untuk SMAN 9. Karena siswa tersebut masuk melewati beberapa tahapan tidak sekedar lolos berkas, namun juga tes wasancara dan skill, dan raihan medali ini tentunya menjadi bukti prestasi yang ditunjukan siswa dari jalur prestasi,” terang Michrobi yang diamini Waka Kesiswaan Kanih Rahmawati Putri.

Tidak hanya silat, beberapa cabang olahraga seperti futsal, karate, basket, sepatu roda serta beberapa cabang olahraga lain juga menjadi konsetrasi siswa jalur prestasi. Hingga saat ini kemampuan mereka terus diasah lewat tahapan latihan disekolah dan klub tempat mereka berlatih.

(one/pj/gob)



loading...

Feeds