Penanganan Kasus Jembatan Bagedor Membingungkan

Jembatan Kampung Bagedor, Desa Pantaiharapan Jaya, Muaragembong, Minggu (13/3/2017). Jembatan mengalami amblas pada kedua sisinya. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

Jembatan Kampung Bagedor, Desa Pantaiharapan Jaya, Muaragembong, Minggu (13/3/2017). Jembatan mengalami amblas pada kedua sisinya. (Foto: Raiza Septianto/Radar Bekasi)

PENANGANAN kasus dugaan penyelewengan pembangunan Jembatan Bagedor di Kecamatan Muaragembong membuat masyarakat Kabupaten Bekasi kebingungan.

Pasalnya, sampai saat ini pihak Polres Metro Bekasi belum menerima surat limpahan dari Polda Metro Jaya terkait penanganan perkara tersebut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Asep Adisaputra, mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima limpahan penanganan kasus tersebut secara resmi dari Polda Metro Jaya.

“Belum jelas limpahannya, tanyakan dulu suratnya mana,” katanya.

Pihaknya juga mempertanyakan jika ada pernyataan yang menyebut pengananan kasus jembatan yang menelan anggaran Rp 5,6 miliar tersebut dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.

Karena kata dia, sampai saat ini belum mendapat intruksi untuk menangani kasus tersebut.

“Kata siapa? Pangkatnya apa? Bagian apa?,” tanyanya.

Kata Asep, sejak awal kasus Jembatan Bagedor ditangani Polda Metro Jaya.

“Jembatan Bagedor Itu ditangani polda ya,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Argo Yuwono, mengatakan belum bisa menjelaskan kepada publik jika dalam perkara yang ditangani pidana korupsi.

Alasannya, dikhawatirkan akan mengganggu proses penyidikan.

“Kalau tipikor kita nunggu P21 baru bisa kita jelaskan, nanti saya cek dulu ya sudah dilimpahkan atau belum ke Polres Metro Bekasi,” ucapnya saat dihubungi Radar Bekasi (Group Gobekasi). (dho)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …