Jalan Raya Kalimalang Tambah Jalur, Perkiraan Selesai 2022

PJU di Jalan Kalimalang. (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

PJU di Jalan Kalimalang. (Foto: Raiza/Radar Bekasi)

PENYELESAIAN Jalan Raya Kalimalang di Kabupaten Bekasi tampaknya bakal memakan waktu lama. Padahal, rencana pembangunan dua jalur jalan tersebut sudah muncul sejak 2017 lalu.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Toni Dartoni. Kata dia, dalam perencanaan, jalan tersebut nantinya terdapat median jalan.

“Butuh waktu lama untuk jadi dua jalur,” katanya.

Jalan Raya Kalimalang yang membentang mulai dari perbatasan dengan Kota Bekasi hingga Tegaldanas sepanjang 18 kilometer. Kata Toni, untuk menyelesaikan pembangunan jalan tersebut menjadi dua jalur membutuhkan anggaran hingga Rp350 miliar.

Kata dia, dari total panjang Jalan Raya Kalimalang, baru sekitar sembilan kilometer yang sudah dibangun. Selain jalan tersebut, kata dia, seharusnya juga ada pembangunan 19 jembatan dan flyover dan pembebasan lahan.

“Estimasi kami bisa normal secara matang pembangunannya selasai 100 persen kemungkinan bisa terealisasi pada tahun 2022,” katanya.

Masih Toni, selain terkendala anggaran, utilitas di sepanjang Jalan Raya Kalimalang juga menjadi persoalan. Bahkan pembebasan lahannya pun masih terkendala hingga kini.

“Jadi cukup baanyak kendala, taapi kami tetap berusaha. Meskipun tahun ini hanya ada Rp4 miliar untuk meneruskan pembangunan jalan sepanjang 800 meter dan Rp25 miliar untuk penyelesaian flyover,” terangnya.

(and/pj/gob)



loading...

Feeds

(Ilustrasi) Truk sampah milik DKI Jakarta yang rusak dilempar batu. (Foto: Ist)

Lagi, Truk Sampah DKI Dihujani Batu

UNTUK kesekian kalinya, truk sampah DKI Jakarta kembali diserang kelompok misterius di Jalan Raya Narogong. Namun pelemparan kaca truk sampah …