Bersihkan PKL, Pemkab Bekasi Setengah Hati?

Bagian samping Pasar Tambun yang dipenuhi pedagang kaki lima (PKL), Jumat (10/2/2017). (Foto: Jivan)

Bagian samping Pasar Tambun yang dipenuhi pedagang kaki lima (PKL), Jumat (10/2/2017). (Foto: Jivan)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi sepertinya masih setengah hati dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL), seperti di Jalan Raya Gatot Subroto. Di lokasi tersebut, pedagang seenaknya menggelar dagangannya tanpa memperhatikan ketertiban umum.

Koordinator Kebersihan Wilayah IV Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Husen, mengaku tidak bisa melakukan tindakan terhadap PKL. Pasalnya ia hanya bertugas menjaga lingkung terlihat bersih.

“Pedagang di sini (Jalan Raya Gatot Subroto) sebenarnya tidak boleh, tapi kami tidak mempunyai kewenangan untuk menindak,” katanya.

Husen membenarkan keberadaan PKL sangat mengganggu ketertiban umum dan merusak estetika kota. Namun anehnya, tidak ada tindakan tegas dan berkesinambungan dari pemerintah daerah.

“Pada akhir bulan ini, jalan tersebut bakal dinilai oleh tim Adipura dari provinsi karena termasuk titik pantau penilaian, oleh sebab itu kami melakukan bersih-bersih supaya piagam Adipura yang sudah didapat bisa dipertahankan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pertamanan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Agus Dwi, menuturkan taman kota yang nonaktif juga menjadi sasaran PKL. Menurutnya perlu ada penertiban pedagang liar.

“PKL ini memang sudah menjadi pembahasan. Karena taman yang kita bangun dimanfaatkan untuk berjualan, seharusnya kan tidak diperbolehkan,” ucapnya.

“Hari ini (kemarin, red) kita gabungan melakukan kerja bakti, bagaimana persiapan penilaian Adipura supaya baik. Namun perlu ada kerjasama stakeholder supaya tujuan bisa tercapai secara bersama-sama,” ungkapnya.

(and/pj/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …