Jogging Track Hasibuan Terbangkalai

FASILITAS umum (Fasum) jogging track di Jalan M Hasibuan, Bekasi Selatan, terbengkalai. Pengerjaan track yang telah rampung sejak akhir 2016 lalu hingga saat ini belum di fungsikan

Sejak pengerjaan rampung, belum pernah dibuka secara resmi untuk aktivitas masyarakat. Apalagi, dua pintu yang berada di lokasi selalu terkunci sehingga menyulitkan masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Pantauan Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com/Gobekasi), jogging track hampir tak menyerupai infrastruktur fasum. Beberapa ilalang tumbuh tinggi, membuat lokasi tersebut tidak representatif untuk kegiatan masyarakat.

Bahkan, beberapa warga justru memanfaatkan untuk kegiatan lain. Rahmat Akbar (21) mengaku lokasi ini sering menjadi tempat mancing bersama rekannya. Hampir dua hari sekali, ia melakukan pemancingan di lokasi ini untuk mendapatkan ikan di Kalimalang.

“Justru, saya pikir ini lokasi buat warga yang mau mancing,” ujar Akbar warga Pekayon Jaya, Bekasi Selatan di lokasi, Kamis (13/7/2017) kemarin.

Ia mengatakan, jika memang fungsi awal lokasi ini sebagai arena joging sudah seharusnya beroperasi. Ia juga heran, joging track telah selesai dibangun tetapi belum juga beroperasi.

“Daripada gak orang yang ngunjungin, mending buat lokasi mancing,” kata dia.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Operasional Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bekasi, Edi Supriadi, menjelaskan, belum dibukanya jogging track tersebut lantaran kondisinya belum aman. Sebab, lokasi tersebut tepat berada di samping Kalimalang.

Edi menegaskan, pihaknya juga tak berani jika jogging track tersebut belum dinyatakan aman. Menurutnya, fasilitas tersebut terbuka untuk masyarakat yang ingin menggunakannya. Hanya, pihaknya tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika kondisinya belum dinyatakan aman.

“Misal ada orang tua yang bawa anak tanpa pengawasan, kalau kecebur, terus gimana, nanti kami juga yang dituntut. Makanya untuk sementara waktu kami tutup dulu,” ujar Edi kepada Radar Bekasi di Kantor PUPR Kota Bekasi, Bekasi Timur.

Lanjutnya, trak joging ini merupakan sarana bagi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya bakal membuka untuk umum jika kondisinya sudah memungkinkan.

“Pada dasarnya kami tidak melarang, hanya saja kami antisipasi jika terjadi sesuatu,” kata dia. (yay/pj/gob)



loading...

Feeds