Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 4 Miliar untuk Siswa Tidak Mampu

Siswa SMPN 6 Kota Bekasi sedang melaksanakan tryout berbasis komputer, Rabu (1/2/2017). (Foto: Ist)

Siswa SMPN 6 Kota Bekasi sedang melaksanakan tryout berbasis komputer, Rabu (1/2/2017). (Foto: Ist)

PEMERINTAH  Kota Bekasi, menyiapkan anggaran Rp 4 miliar bagi siswa yang gagal dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) online lewat jalur zonasi dan siswa kurang mampu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah mengatakan, pemerintah telah memikirkan bantuan itu guna meringankan beban orangtua siswa.

Mekanismenya, kata dia, siswa yang bersangkutan melapor ke lembaganya agar dibantu proses pendaftaran ke sekolah swasta yang dituju.

“Dengan adanya bantuan ini, siswa yang kurang mampu bisa tetap bersekolah, karena pendidikan merupakan hak anak-anak dan pemerintah wajib memfasilitasinya,” kata Inay, Jumat (14/7/2017).

Inay berharap, orangtua bergerak cepat ke Dinas Pendidikan. Karena jadwal tahun ajaran sekolah baru akan segera dimulai.

Setelah mereka terdata, kata Inay, Dinas Pendidikan akan membuat surat keterangan tidak mampu untuk anak-anak tersebut.

“Sampai saat ini sudah ada sekitar 100 siswa yang direkomendasikan mendapat keringanan biaya di sekolah swasta atau mendapat bantuan beasiswa dari pemerintah,” ungkapnya.

Inay menambahkan, lembaganya akan berkoordinasi dengan seluruh sekolah swasta yang ada di wilayah setempat.

Tujuannya, agar siswa yang tidak mampu dan bersekolah di swasta bisa segera didata pemerintah.

Berdasarkan catatan, ada sekitar 140 sekolah swasta di Kota Bekasi yang menerima siswa tidak mampu secara ekonomi.

Seluruh sekolah itu tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

Misalnya, SMP PGRI 2 dan 3 Bekasi, SMP Islam Assyafiiyah, SMP Pangeran Jayakarta dan sebagainya. (nur/gob)



loading...

Feeds