Antisipasi Jual-Beli Kursi, Kepala SMPN 1 Bekasi Minta Disdik buat Aturan Baru

(Ilustrasi) Staf di SMPN 1 Kota Bekasi memberikan pengarahan kepada para orangtua calon peserta PPDB Online 2017, Selasa (4/7/2017). Foto: Istimewa/GoBekasi

(Ilustrasi) Staf di SMPN 1 Kota Bekasi memberikan pengarahan kepada para orangtua calon peserta PPDB Online 2017, Selasa (4/7/2017). Foto: Istimewa/GoBekasi

KABAR adanya jual beli Kursi kosong di sejumlah Sekolah favorit di Kota Bekasi pasca penerimaan peserta di baru (PPDB) online menjadi santer. Bahkan sejumlah sekolah favorit di Kota Bekasi masih menyisahkan kursi kosong. Hal ini merupakan tantangan bagi Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk melakukan antisipasi. Karna tak jarang pihak Sekolah baik di tingkat SMA,SMK,SMP bisa melakukan Hal tersebut.
Untuk mengantisipasinya, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Bekasi Euis Siti Halimah mengatakan, sebanyak 56 Kursi kosong untuk jalur zonasi belum terisi. Untuk mengantisipasi adanya jual beli kursi kosong, pihaknya mendesak kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera membuat aturan baru.
“Kami berharap Dinas Pendidikan segera menbuat aturan yang baku untuk mengisi kekosongan siswa, karena sampai saat ini kami hanya bisa menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan agar tidak ada penyelewengan oleh oknum-oknum yang bermain mengisi kekosongan kursi tersebut,” ujarnya Rabu (12/7/2017)
Ia juga mengatakan kekosongan kursi sebanyak 56 ini rencanya akan diisi oleh calon siswa jalur Zonasi di wilayah Kecamatan Bekasi Timur.
“Terkait kabar mengenai pembukaan pendaftaran untuk mengisi Kursi kosong pada 14 juli 2017 nanti, saya berharap agar calon siswa bersabar dan menunggu keputusan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi.” tutupnya (Dyt/gob)


loading...

Feeds