Sering Lapor Sana-Sini, Hidayat Sempat Diprotes

Muhammad Hidayat, warga Bekasi pelapor Kaesang Putra Bungsu Jokowi saat berada di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (7/7/2017). (Foto: Ist)

Muhammad Hidayat, warga Bekasi pelapor Kaesang Putra Bungsu Jokowi saat berada di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (7/7/2017). (Foto: Ist)

PELAPOR Kaesang M. Hidayat mengakui bahwa kegiatannya lapor sana sini itu membuatnya waktunya terbelah dalam mencari uang demi keluarga.

”Anak saya empat masih kecil-kecil,” ujarnya dengan mata yang sedikit berkaca.

Istrinya, yang tidak ingin dia sebut namanya juga berulang kali protes terhadap kegiatannya lapor sana- sini.

Namun, setelah protes berulang kali dan tak digubris, istrinya meminta untuk setidaknya mengurangi kegiatan lapor melapor itu.

”Mau bagaimana lagi, saya memang terus berniat melaporkan setiap kejanggalan dan apapun yang mendiskreditkan agama saya,” jelasnya.

Dia mengakui bahwa beberapa tahun lalu pernah melaporkan Imparsial ke Komisi Informasi Publik (KIP).

Bahkan, sebagian besar laporannya terhadap lembaga swadaya masyarakat juga kebanyakan difasilitasi KIP.

”Saya memahami benar soal keterbukaan informasi publik. Lembaga berbadan hukum itu memiliki kewajiban memberikan informasi publik. Ada tiga jalur situs, secara langsung dan pengumuman di papan,” tuturnya.

Imparsial, lanjutnya, memiliki akses dana dari luar negeri. Tentunya, dia harus mempertanggungjawabkannya.

”Saya uji tiga jalur informasi publik tadi,” terang lelaki yang enggan menyebut komunitas sosial yang menaunginya.

Soal informasi yang menyebut saat dimediasi KIP justru tidak datang, dia mengaku bahwa tidak bisa hadir saat dipanggil. Namun, itu karena adanya halangan.

”Harusnya dipanggil tiga kali, ini saya cuma dapat sekali,” jelasnya.  (jpnn/gob)

 



loading...

Feeds