PAN Kota Bekasi Perpanjang Masa Penjaringan Balon Walikota

DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi memperpanjang masa pendaftaran penjaringan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota untuk Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang. Alasannya, jumlah pendaftar yang mengembalikan formulir pada masa penjaringan baru empat balon.

Ketua TIM Pilkada PAN Kota Bekasi, Abdul Muin Hafiedz mengatakan, sebelumnya PAN Kota Bekasi membuka pendaftaran penjaringan balon sejak 17 Juni hingga 6 Juli 2017 lalu.

Selama masa tersebut, tercatat 10 orang yang mengambil formulir dan hanya empat orang yang baru mengembalikan formulir, diantaranya Lucky Hakim, Vicky Prastyo, Abdul Muin Hafiedz dan Heru.

“Karena banyaknya permintaan sejumlah orang, akhirnya kami memutuskan pendaftaran diperpanjang hingga 14 juli 2017 mendatang, dan itu sekaligus juga sebagai batas akhir pengembalian formulir,” terangnya.

Meski tak secara gamblang, ia membeberkan beberapa orang kerap menghubungi dirinya dan fungsionaris PAN Kota Bekasi, meminta untuk memperpnjang jadwal pendaftaran.

“Ini juga proses demokrasi, dan kami di PAN ingin membuka ruang itu. Ada juga beberapa kader yang mau daftar, tapi belum bisa dalam waktu dekat. Pertimbangan itu semua yang dijadikan alasan kenapa jadwal pendaftaran kami perpanjang,” beber Muin.

Setelah masa pendaftaran ditutup, lanjut Muin, akan dilakukan verifikasi berkas di tingkatan DPD PAN Kota Bekasi. Setelah itu, sejumlah nama yang dinyatakan lolos administrasi, akan diajukan ke tingkat DPW PAN Jawa Barat.

Tahapan-tahapan setelah pendaftaran yang ditandai dengan pengambilan formulir, dan setelah itu dikembalikan, lalu dilakukan survei. “Baik calon internal partai maupun calon eksternal, semuanya akan disurvei popularitas sebelum ditunjuk menjadi balon dari PAN,” jelasnya.

Survei yang dilakukan nanti, disampaikan Muin, adalah untuk mengukur tingkat elektabilitas popularitas balon. “Disini nanti bisa dilihat, dan ini akan berpengaruh, apakah dari hasil survei itu balon nya layak untuk calon wali kota atau calon wakil wali kota,” ungkapnya.

Dari hasil survei ini nanti juga, disampaikannya, akan dilakukan pleno yang dihadiri juga oleh tim Pilkada Provinsi. “Dari sini nanti nama-namanya akan di kirim ke DPP melalui DPW yang rekomendasi itu,” ujar Muin.

Dia menyebutkan, bahwa PAN berpeluang akan mengusung kader sendiri untuk maju.”Tidak menuntup kemungkinan yang diusung itu dari luar kader sesuai dengan hasil survei. Karena target kami adalah menang,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, saat ini kursi PAN di DPRD Kota Bekasi ada empat kursi. Untuk maju, syarat partai harus berkoalisi. PAN kekurangan enam kursi lagi untuk bergandengan dalam bursa pencalonan.

“Kami tentu harus melakukan koalisi dengan partai lain, dan kami sudah berkomunikasi dengan beberapa partai politik. Siapa yang nomor satu dan siapa yang nomor dua akan ada pembicaraan lebih lanjut,” pungkasnya.

(sar/pj/gob)



loading...

Feeds

Pentas seni di SMAN 12 Bekasi, Minggu (17/12/2017). (Foto: Ist)

Pensi SMAN 12 Bekasi Meriah

SMP Negeri 12 Kota Bekasi menyuguhkan kegiatan Fun Walk dan Pensi, kegiatan bertemakan asah-kreativitas ini merupakan bentuk apresiasi pihak sekolah …
Ilustrasi suspect difteri. (Foto: Ist)

Penderita Difteri di Kota Bekasi Bertambah

PENDERITA Difteri di Kota Bekasi bertambah. Sedikitnya 5 orang dinyatakan positif suspect penyakit mematikan itu. Kelimanya berada di sejumlah rumah …