Disdik Kota Bekasi Ungkap ‘Benang Merah’ PPDB Online 2017

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelar Konferensi Pers terkait PPDB Online 2017, Senin (10/7/2017). Foto: Nur/GoBekasi

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menggelar Konferensi Pers terkait PPDB Online 2017, Senin (10/7/2017). Foto: Nur/GoBekasi

Dinas Pendidikan Kota Bekasi, memngungkap ‘benang merah’ yang terjadi pada sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2017.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, mengatakan kalau Nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak valid maupun nomor personal identifikasi number (PIN) menjadi masalah utama yang terjqadi dalam pelaksanaan PPDB Online di Kota Bekasi.

Meski demikian, Ali mengaku, saat ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar proses PPDB Online berjalan dengan baik di Kota Bekasi.

“Panitia melakukan validasi NIK, dan memberikan PIN baru bagi calon siswa,” kata dia dalam jumpa pers di ruang aula Pemerintah Kota Bekasi, Senin (10/7/2017).

Pendaftar, lanjutnya, mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk memperbaharui PIN, baik yang hilang ataupun rusak.

Ali mengungkapkan, dari pelaksanaan PPDB online tingkat SMP di Kota Bekasi, telah diterima 15.304 siswa dengan daya tampung 15.360. Sementara itu jumlah siswa yang mendaftar dalam PPDB online sebanyak 24.303 siswa dari jumlah total lulusan sebanyak 42.988 siswa.

“Dari siswa yang diterima dan daya tampung yang ada berarti masih ada kekosongan bangku di SMPN 1 Kota Bekasi sebanyak 56 siswa,” tutur Ali.

Dia menambahkan, sesuai dengan Permendikbud, jumlah siswa seharusnya hanya 32 siswa per rombongan belajar. Melihat kondisi yang ada di Kota Bekasi, maka pihaknya meminta persetujuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar bisa memiliki kuota sebanyak 40 siswa per rombongan belajar.

“Karena itulah maka pelaksanaan PPDB online diundur, dari seharusnya tanggal 3 Juli jadi dimulai 4 Juli sampai 6 Juli,” tandasnya. (nur/gob)



loading...

Feeds