Normalisasi Kali di Medan Satria Asal-asalan, Air Masih Meluap

NORMALISASI kali di Jalan Pinggir Kali, RW10, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria diduga dilakukan asal-asalan. Karena hasil normalisasi tidak sesuai harapan masyarakat setempat.

Normalisasi kali tersebut seolah dilakukan setengah hati. Buktinya, lumpur dan sampah tidak dikeruk dan diangkat seluruhnya. Tumpukan lumpur juga sengaja dibiarkan di tengah kali sehingga menyumbat aliran air.

Nurdin (53), warga RW10, Kelurahan Pejuang, mengatakan pekerjaan normalisasi kali dilakukan secara asal-asalan. Hasil dari pengerjaan normalisasi, kata dia, tidak akan membawa dampak yang baik ketika memasuki musim hujan.

“Hanya dirapikan saja samping kalinya, tidak dikeruk. Percuma saja seperti ini, karena kalinya tetap dangkal jika hujan nanti air masih bisa meluap. Menurut saya, pemegang proyek dalam perbaikan kali dilakukan dengan asal-asalan karena mereka dalam melakukan perbaikan tidak konfirmasi ke pihak kita, dan kerjanya tidak maksimal,” terangnya.

Ia meminta agar instansi terkait meninjau langsung ke lapangan dan melihat proses perbaikan saluran air serta normalisasi di Kelurahan Pejuang.

”Kalau tidak diawasi seperti ini hasilnya, pembangunan asal-asalan, hanya menghamburkan uang rakyat saja,” katanya.

Pantauan Radar Bekasi (Grup Pojokjabar/Gobekasi), di lokasi kali yang dinormalisasi tidak ada satupun pekerja yang terlihat. Sementara berdasarkan pengamatan, pengerjaan bagian sisi kali terlihat tidak tuntas dan sudah ada yang jebol. (cr33/pj/gob)



loading...

Feeds