Polres Metro Bekasi Catat Penurunan Angka Kejahatan dan Kecelakaan Selama Musim Mudik

Kapolres Metro Bekasi Kabupaten Kombes Asep Adi menyapa petugas Ops Ramadniya 2017, Kamis (6/7/2017). (Foto: Ist)

Kapolres Metro Bekasi Kabupaten Kombes Asep Adi menyapa petugas Ops Ramadniya 2017, Kamis (6/7/2017). (Foto: Ist)

OPERASI Ramadniya 2017 resmi berakhir. Operasi yang digelar sejak H-7 sampai H+7 Idulfitri ini dulu dikenal dengan sandi Operasi Ketupat. Di Kabupaten Bekasi, ada 432 personel gabungan yang terjun untuk pengamanan musim mudik, di aantaranya 175 dari Polres Metro Bekasi, 78 polsek setempat, 20 personel Brimob Detasemen, 30 dari Kodim 0509 dan lainnya.

Berdasarkan data statistik Polres Metro Bekasi, angka kriminalitas dan kecelakaan selama Ops Ramadniya menurun 50 persen. Menurutnya Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi hal tersebut membuktikan para petugas bekerja dengan baik.

“Barometer keberhasilan suatu operasi kemanusiaan adalah rasa nyaman dan aman bagi masyarakat,” jelasnya.

“Mengenai pospam Ramadniya di Kabupaten Bekasi telah dikunjungi Kapolri, Kapolda Metro dan pejabat lain. Kapolri menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mudik,” sambbungnya.

Terlebih, lanjut Asep, di Bekasi terdapat Satgas Lancar yang membantu pemudik di lajur tol dengan berbagai perlengkapannya. Hal tersebut dikatakan merupakan hal pertama di kepolisian.

“Terkait dengan isu yang beredar bahwa saat ini yang menjadi target dari kelompok teroris adalah Polri dan. TNI, namun hal tersebut tidak menjadikan Kita lemah tetapi kita harus lebih waspada. Menurut informasi bahwa Isu teror penyerang anggota Polri yang terjadi di Jakarta beberapa hari yang lalu adalah tinggal di daerah kabupaten Bekasi, maka pokdarkamtibmas dan segenap komponen masyarakat lainnya agar selalu memonitoring wilayahnya dan bekerja sama dengan Polri,” tutupnya. (lea/gob)



loading...

Feeds