Kaesang Dilaporkan di Polres Bekasi Kota, Kapolri: Kita Akan Lidik Dulu

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: JPNN)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: JPNN)

KAPOLRI Tito Karnavian membenarkan kabar Kaesang dilaporkan ke polisi oleh seorang warga bernama Muhammad Hidayat.

Laporan itu sendiri menyebutkan putra bungsu Presiden Jokowi itu dengan tuduhan dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama.

Tito sendiri menyatakan akan menyelidiki dulu laporan polisi dimaksud.

“Iya benar ada. Tapi kita akan lidik dulu,” ucapnya di Bandara Halim Perdanakusuma usai mengantar keberangkatan Presiden Jokowi ke Jerman, Rabu (5/7) pagi.

Menurut Tito, nantinya, Kapolda Metro Jaya yang akan melakukan lidik atas laporan tersebut.

“Kita akan dengar keterangan saksi, terlapor dan undang saksi ahli. Nati diputusakan bersama,” bebernya.

Lebih lanjut Tito mengakui bahwa masih ada yang janggal dalam laporan tersebut.

Pasalnya, terlapor tidak disebutkan secara jelas.

“Di laporannya hanya tertulis Kaesang. Enggak disebut siapa. Makanya kita dengar dulu,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kaesang mengunggah video berjudul #BapakMintaProyek yang diunggah pada 27 Mei 2017 lalu.

Dalam video berdurasi dua menit empat puluh detik itu, Kaesang awalnya mengkritik tingkah laku seorang anak yang meminta proyek kepada orangtuanya yang duduk di pemerintahan.

“Malu dong sama ember-embel gelar. Apalagi kuliahnya di luar negeri. Bukannya membangun Indonesia, malah menghancurin. Dasar ndeso,” ucapnya.

Lalu, Kaesang menyinggung masalah pro-kontra kasus Ahok. Tapi, Kaesang lebih mempertanyakan anak-anak yang sudah diajarkan untuk menyebarkan kebencian.

“Mereka adalah bibit-bibit penerus bangsa kita. Jangan sampai kita kecolongan dan kehilangan generasi terbaik yang kita punya,” lanjutnya.

Hidayat menilai, ucapan Kaesang dalam vlog tersebut memberikan kesan mengadu-domba dan mengkafir-kafirkan.

Ucapan yang dimaksud adalah saat Kesang mengucapkan: “Enggak mau menshalatkan padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memimpin pemimpin. Apaan coba. Dasar Ndeso.”

Uniknya, tak dicantumkan pasal apa dan berapa yang dipakai untuk menjerat Kaesang itu.

Seperti diketahui, Kaesang memang kerap mengunggah video melalui media berbagi video yang berisi berbagai hal.

Mulai dari sekedar kegiatan sehari-hari yang sederhana sampai dengan kritikan pedas dengan gaya bicara logat Jawa kental.

(ruh/pojoksatu/gobekasi)



loading...

Feeds