Volume Sampah di Kota Bekasi Meningkat Selama Lebaran

Ilustrasi Pesapon. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

Ilustrasi Pesapon. (Foto: Dokumentasi Radar Bekasi)

VOLUME sampah di Kota Bekasi, mengalami peningkatan 15 persen saat memasuki libur Lebaran 2017. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, mencatat sebanyak 2 ribu ton sampah dihasilkan setiap hari sejak H-3 hingga H+3 Lebaran 2017.

“Produksi sampah meningkat sejak sebelum lebaran, puncak produksi sampah terjadi Rabu kemarin,” ujar Kepala DLH Kota Bekasi, Jumhana Lutfhi saat dihubungi Radar Bekasi (Group GoBekasi), Kamis (29/6/2017) kemarin. Adapun jumlah sampah yang dihasilkan ketika hari-hari biasa mencapai 1.700 ton per hari.

Lutfhi mengungkapkan terjadinya peningkatan volume produksi sampah sudah diprediksi sejak awal ramadan kemarin. Kendati demikian, pihaknya tidak risau dengan peningkatan sampah yang dihasilkan karena pihanya sudah melakukan langkah antisipasi.

Antisipasi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan waktu lembur kerja para pekerja di lingkungan DLH Kota Bekasi. Mereka bekerja sudah teragendakan melalui jadwal sift yang sudah dikeluarkan DLH Kota Bekasi.

Jadwal sift tersebut berlangsung dimulai pukul 05.00 WIB hingga 12.00 WIB untuk sift 1. Kemudian terjadi perubahan ke sift 2 yang dimulai pukul 12.00 WIB hingga 17.00 WIB. Terakhir pukul 17.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Baca Juga: Cinta Laura Korbankan Mudik Lebaran Demi Film Hollywood

“Jadi kita manfaatkan dengan lembur kerja supaya peningkatan volume sampah tidak terabaikan,” terang Lutfhi.

Menurut Lutfhi, produksi sampah pada saat berlangsungnya libur panjang berasal dari sampah rumah tangga dan industrial. Dia mengatakan, meski banyak warga mudik ke kampung halaman tetap tidak mengurangi jumlah sampah.

Hanya saja, Kota Bekasi memiliki perbedaan karena tidak adanya objek pariwisata yang biasanya menjadi pusat produksi sampah ketika memasuki waktu libur panjang.
“Nggak ngaruh juga banyaknya warga yang mudik lebaran,” katanya.

Lutfhi memastikan sampah tersebut akan terangkut dengan baik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu dan Bantargebang. Pengangkutan sampah sendiri tersalurkan dengan mengoperasikan 260 truk dari 320 truk yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Lutfhi memprediksi jumlah volume produksi sampah tersebut akan menurun pada H+4 Lebaran 2017 seiring dengan mendekatinya waktu masuk kerja.

“Sebelum akhir pekan ini sudah ada penurunan,” tandas dia. (yay/pj/gob)



loading...

Feeds

IMG-20170727-WA0030

SMPN 10 Bekasi Raih Penghargaan

SMP Negeri 10 Kota Bekasi berhasil mendapatkan penghargaan berupa piala “Raksa Prasa Kategori Sekolah Berbudaya Lingkungan” Provinsi Jawa Barat Tahun …